Fabregas: Saya Suka Wasit Mateu Lahoz
Editor Bolanet | 25 November 2013 12:57
- meneruskan tren positif mereka dengan mencatatkan kemenangan telak 4-0 atas di Camp Nou akhir pekan lalu (23/11). Hasil tersebut membawa Barca semakin kokoh di puncak klasemen dengan torehan 40 poin, hasil menyapu bersih 13 kemenangan dari 14 laga.
Meski demikian, sempat muncul tudingan miring terkait kemenangan Barca malam itu karena dua gol pertama mereka dicetak melalui titik putih. Penalti pertama diberikan oleh Wasit Antonio Mateu Lahoz setelah Dimitri Foulquier dianggap menjatuhkan Cesc Fabregas di kotak terlarang, sementara hukuman penalti kedua terjadi setelah Fran Rico mengganjal Andres Iniesta.
Fabregas menganggap bahwa tak ada yang aneh dalam keputusan pemberian dua penalti tersebut. Ia juga menyatakan bahwa Lahoz mampu mengkomunikasikan keputusan itu dengan para pemain di lapangan sehingga tidak muncul perdebatan lebih lanjut.
Saya menyukai Lahoz karena ia sangat aktif berbicara. Ia tak ragu berdialog dengan pemain, sama seperti wasit-wasit di Liga inggris, ungkap pemain yang pernah merumput di Premier League bersama tersebut.
Tendangan penalti adalah pertaruhan. Iniesta mengambil yang pertama karena ia merasa percaya diri, sedangkan yang kedua saya mengajukan diri karena yakin bisa mencetak gol.
Fabregas memang menjadi salah satu pemain dengan performa paling menonjol dalam laga itu. Selain mencetak satu gol melalui titik putih, ia juga menyumbang satu assist bagi terciptanya gol penutup yang dicetak Pedro Rodriguez.[initial]
(mrc/mri)
Meski demikian, sempat muncul tudingan miring terkait kemenangan Barca malam itu karena dua gol pertama mereka dicetak melalui titik putih. Penalti pertama diberikan oleh Wasit Antonio Mateu Lahoz setelah Dimitri Foulquier dianggap menjatuhkan Cesc Fabregas di kotak terlarang, sementara hukuman penalti kedua terjadi setelah Fran Rico mengganjal Andres Iniesta.
Fabregas menganggap bahwa tak ada yang aneh dalam keputusan pemberian dua penalti tersebut. Ia juga menyatakan bahwa Lahoz mampu mengkomunikasikan keputusan itu dengan para pemain di lapangan sehingga tidak muncul perdebatan lebih lanjut.
Saya menyukai Lahoz karena ia sangat aktif berbicara. Ia tak ragu berdialog dengan pemain, sama seperti wasit-wasit di Liga inggris, ungkap pemain yang pernah merumput di Premier League bersama tersebut.
Tendangan penalti adalah pertaruhan. Iniesta mengambil yang pertama karena ia merasa percaya diri, sedangkan yang kedua saya mengajukan diri karena yakin bisa mencetak gol.
Fabregas memang menjadi salah satu pemain dengan performa paling menonjol dalam laga itu. Selain mencetak satu gol melalui titik putih, ia juga menyumbang satu assist bagi terciptanya gol penutup yang dicetak Pedro Rodriguez.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Maaf, Gak Dulu!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 11:00
-
Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
Piala Dunia 18 Juli 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













