'Filosofi Martino Lebih Dari Sekedar Tiki-Taka'
Editor Bolanet | 23 Juli 2013 18:01
- Pelatih Newell’s Old Boys, Gerardo Martino dipercaya Elvio Paolorroso sosok tepat untuk membuat tiki-taka Barcelona menjadi lebih berbahaya. Pria yang sudah 14 tahun mendampingi Martino ini merasa filosofi pelatih 50 tahun ini akan membawa Barca ke level berbeda.
Paolorroso yang juga staf pelatih fisik di Newell menjelaskan jika filosofi Martino lebih dari sekedar tiki-taka, tetapi juga lebih efisien. Setiap pemain tidak diperkenankan melakukan gerakan yang tidak perlu, terutama melepas umpan tidak akurat.
Tim yang diasuh Martino dilarang untuk sembarangan menendang bola. Mereka harus melihat sekeliling untuk mencari teman, sekalipun mereka berniat untuk merebut bola dari lawan, ucap Paolorroso seperti dikutip dari RAC1.
Timnya juga memerlukan mobilitas tinggi sekaligus ekonomis. Setiap pemain harus mengerti apa yang harus dia lakukan sehingga tidak perlu membuang-buang tenaga. Taktik yang digunakannya membuat permainan tim menjadi lebih efisien dan ekonomis, imbuhnya.
Sebelum menjadi pelatih, Martino adalah sosok gelandang serang yang berbahaya. Ia tampil lebih dari 500 laga bersama Newell’s dan sempat mencicipi atmosfer Liga Spanyol.
Sementara sebagai pelatih, Martino sudah berpengalaman lebih dari 15 tahun, termasuk 4 tahun menangani Timnas Paraguay. Keberhasilan karirnya sebagai pelatih mendapat pengakuan sebagai pelatih terbaik Amerika Selatan di tahun 2007. [initial]
Baca Juga:
Paolorroso yang juga staf pelatih fisik di Newell menjelaskan jika filosofi Martino lebih dari sekedar tiki-taka, tetapi juga lebih efisien. Setiap pemain tidak diperkenankan melakukan gerakan yang tidak perlu, terutama melepas umpan tidak akurat.
Tim yang diasuh Martino dilarang untuk sembarangan menendang bola. Mereka harus melihat sekeliling untuk mencari teman, sekalipun mereka berniat untuk merebut bola dari lawan, ucap Paolorroso seperti dikutip dari RAC1.
Timnya juga memerlukan mobilitas tinggi sekaligus ekonomis. Setiap pemain harus mengerti apa yang harus dia lakukan sehingga tidak perlu membuang-buang tenaga. Taktik yang digunakannya membuat permainan tim menjadi lebih efisien dan ekonomis, imbuhnya.
Sebelum menjadi pelatih, Martino adalah sosok gelandang serang yang berbahaya. Ia tampil lebih dari 500 laga bersama Newell’s dan sempat mencicipi atmosfer Liga Spanyol.
Sementara sebagai pelatih, Martino sudah berpengalaman lebih dari 15 tahun, termasuk 4 tahun menangani Timnas Paraguay. Keberhasilan karirnya sebagai pelatih mendapat pengakuan sebagai pelatih terbaik Amerika Selatan di tahun 2007. [initial]
Baca Juga:
(rac1/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Disentil Pelatih Getafe, Begini Jawaban Selow Hansi Flick
Liga Spanyol 25 April 2026, 09:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Thomas Cup dan Uber Cup 2026
Bulu Tangkis 25 April 2026, 22:59
-
Timnas Indonesia Resmi Hadapi Oman di Jakarta pada FIFA Matchday 5 Juni 2026
Tim Nasional 25 April 2026, 22:22
-
Klasemen Pembalap Red Bull Rookies Cup 2026
Otomotif 25 April 2026, 21:55
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Arsenal vs Newcastle
Liga Inggris 25 April 2026, 20:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46















