Flick Belum Temukan Formula Pas untuk Barcelona: Rencana Berantakan di Lini Belakang, Dilema di Lini Depan
Gia Yuda Pradana | 2 September 2025 11:11
Bola.net - Barcelona mengawali musim La Liga tanpa kekalahan, tapi situasi itu belum cukup meyakinkan Hansi Flick. Menurut laporan Mundo Deportivo, pelatih asal Jerman tersebut masih dipusingkan dengan belum adanya starting XI yang konsisten.
Hasil imbang 1-1 melawan Rayo Vallecano menjadi sinyal bahwa ada pekerjaan rumah besar di tubuh tim. Flick lebih menyoroti performa dan ritme permainan ketimbang sekadar posisi di klasemen.
Kini, jarak dengan Real Madrid hanya dua poin, tapi perjalanan masih panjang. Tanpa kepastian formasi inti, Barcelona bisa saja kesulitan bersaing hingga akhir musim.
Bek Hilang, Rencana Flick Berantakan
Kepergian Inigo Martinez menuju Al Nassr benar-benar mengacaukan skema Flick. Sang pelatih menaruh harapan besar pada bek berpengalaman itu untuk jadi pemimpin lini belakang.
Di sisi lain, Andreas Christensen yang semula diperkirakan hengkang justru bertahan. Hal ini menciptakan ketidakseimbangan pada rencana awal Flick yang sudah dipersiapkan sejak pramusim.
Barcelona bahkan sempat menimbang mendatangkan bek baru, baik di tengah maupun kanan, tapi upaya itu gagal. Imbasnya, Flick masih merasakan ketiadaan figur dominan di jantung pertahanan.
Tengah Belum Konsisten
Flick masih mengandalkan Frenkie de Jong dan Pedri untuk jadi motor serangan. Namun, saat menghadapi Rayo, keduanya kesulitan tampil dominan dan gagal membuka ruang.
Ketidakmampuan lini tengah dalam mengontrol permainan membuat serangan Barcelona macet. Situasi ini jelas menjadi perhatian khusus yang harus segera diatasi Flick.
Sektor serangan pun masih meninggalkan banyak tanda tanya. Walau Raphinha dan Lamine Yamal sudah mengisi sayap, area tengah masih penuh eksperimen dan rotasi.
Dilema di Lini Depan
Posisi gelandang serang masih sering berubah-ubah, antara Fermin Lopez, Raphinha, hingga Dani Olmo. Flick belum menemukan sosok yang bisa memberi stabilitas di sektor itu.
Di posisi ujung tombak, Ferran Torres lebih sering dipercaya berkat ketajamannya. Robert Lewandowski, yang baru pulih dari cedera, masih kesulitan menemukan performa terbaiknya.
Namun, tumpulnya lini depan bisa menjadi peluang bagi Lewandowski untuk kembali jadi pilihan utama. Tantangan terbesar Flick kini adalah meracik keseimbangan agar Barcelona bisa benar-benar bersaing memperebutkan gelar.
Sumber: Mundo Deportivo, Barca Universal
Klasemen La Liga/Liga Spanyol
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Situasi Unik Lewandowski: Baru Mencatatkan 26 Menit Bermain untuk Barcelona Musim Ini
Deretan Pemain Bintang di Skuad Lille: Calvin Verdonk, sang Veteran Giroud, hingga Adik Mbappe
3 Momen Menarik dari Pertandingan Rayo vs Barcelona: Fermin Lopez, Inigo Perez, dan VAR
Pintu Masuk Paling Realistis Jika Mourinho Kembali ke Serie A: Lazio?
Allegri Menata Ulang Taktik AC Milan: Leao Pusat Serangan, Nkunku Diposisikan Sesuai Kebutuhan
AC Milan: Perubahan Taktis Allegri dan Bola Mati Kadi Kunci Kemenangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
LATEST UPDATE
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









