Florentino Perez Curhat: 2 Tahun Ini Sangat Berat Buat Real Madrid...
Yaumil Azis | 26 Juni 2021 08:05
Bola.net - Real Madrid merupakan salah satu klub yang merasakan dampak terparah dari pandemi Covid-19. Mereka mengalami kerugian besar sampai harus meminta kesediaan pemain dan staf untuk merelakan sebagian dari gajinya.
Banyak klub besar yang 'berteriak' ketika tahu kalau kompetisi harus ditunda sementara dikarenakan penyebaran Covid-19 di tahun 2020 lalu. Bayangkan, selama empat bulan klub tidak bisa menggelar pertandingan.
Tidak ada pertandingan, artinya pemasukan jadi berkurang terutama dari sektor tiket stadion. Kompetisi berjalan lagi di pertengahan bulan Juni, namun absennya penonton masih memberikan luka berat pada neraca keuangan klub.
Klub harus memutar otak agar bisa bertahan hidup. Salah satu caranya adalah dengan memangkas gaji pemain dan staf. Tidak sedikit juga dari mereka yang harus membebas tugaskan staf demi menyeimbangkan finansial.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Rugi Besar-besaran
Pada bulan Januari lalu, Real Madrid melaporkan kerugian yang nilainya hampir mencapai satu miliar euro. Tidak heran kalau mereka benar-benar menarik ikat pinggang sekencang mungkin di bursa transfer musim panas tahun 2020.
"Dunia sepak bola sedang rusak dan sekarat. Siapapun yang tidak ingin melihatnya itu buta. Real Madrid menderita dalam dua tahun yang sangat berat," curhat sang presiden, Florentino Perez, kepada El Transistor.
Perez kemudian memberikan sedikit gambaran soal kondisi keuangan Real Madrid. Untungnya, mereka punya pemain yang benar-benar rela gajinya dipangkas demi keberlangsungan klub.
"Tahun ini Real Madrid harus mendapatkan uang 900 juta euro, dan kami hanya meraup 600 juta euro. Kemurahan hati pemain memungkinkan kami untuk menyelesaikan dua tahun ini dalam situasi yang wajar," lanjutnya.
Ambisi di Bursa Transfer
Kendati isi kantongnya menipis, Real Madrid masih sering dikaitkan dengan pemain yang memiliki harga setinggi langit. Kylian Mbappe contohnya. Perlu diketahui bahwa PSG membeli Mbappe dari AS Monaco seharga 180 juta euro.
Soal Mbappe, Perez enggan berbicara terlalu banyak karena dirinya masih berstatus penggawa PSG. Akan tetapi, ia tidak sungkan untuk memberikan pujian kepada bintang Timnas Prancis tersebut.
"Fans Real Madrid menginginkan pemain terbaik di sini, tapi pemain terbaik, mungkin, muncul di usia 18 tahun. Saya tahu apa yang diinginkan fans. Mereka tahu kebijakan saya yang mencampur pemain terbaik dan pemain muda," kata Perez.
"Saya tidak mau berbicara soal pemain yang bukan milik kami. Negosiasi dan perekrutan pemain dilakukan setelah kejuaraan Eropa. Orang-orang mempercayai saya, dan Mbappe adalah pemain yang hebat," pungkasnya.
(El Transistor - via Marca)
Baca Juga:
Absen di Timnas Spanyol, Real Madrid Tetap Eksis dan Berprestasi di Euro 2020
Akhirnya Presiden Real Madrid Bicara Soal Kepergian Ramos, Jadi Siapa yang Salah?
Inikah Alasan Varane Ngebet Pindah ke Manchester United?
Ancelotti Ikut Puas Dengan Keputusan Milan Rekrut Maignan
Real Madrid Lancarkan 'Operasi Mbappe' usai Euro 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST UPDATE
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












