Gagal Total Barcelona: Mubazir di Bursa Transfer dan Punya Pelatih Medioker
Asad Arifin | 20 Juli 2020 12:37
Bola.net - Barcelona gagal total di kompetisi domestik pada musim 2019/2020. Tidak ada satu pun gelar yang diraih klub asal Catalan. Jika ada hal yang menonjol, itu ada polemik.
Barcelona baru saja merampungkan musim 2019/2020. Pada laga pekan ke-38 La Liga, klub asal Catalan itu menang dengan skor 5-0 dari Deportivo Alaves pada Minggu (19/7/2020) malam WIB.
Hanya saja, hasil itu tidak membuat skenario berubah. Barcelona tetap ada di posisi kedua klasemen. Los Cules hanya meraih 82 poin. Mereka tertinggal lima poin dari Real Madrid yang menjadi juara.
Bukan hanya di La Liga, Barcelona juga gagal pada dua kompetisi domestik lain. Barcelona gagal di Supercopa de Espana pada awal 2020. Lalu, gagal pula di pentas Copa del Rey.
Pelatih Medioker
Kegagalan di Supercopa de Espana membuat Barcelona melakukan perubahan di jajaran pelatih. Ernesto Valverde dipecat. Kabar yang tidak lagi mengejutkan karena dia disebut tidak lagi disenangi para pemain Barcelona.
Sebagai gantinya, Barcelona memilih Quique Setien. Pria 61 tahun itu dianggap mewakili gaya bermain khas Barcelona ketika melatih Real Betis. Namun, keputusan ini tidak membawa banyak efek positif bagi Barcelona.
"Anda memecat Valverde ketika dia pertama kali di La Liga dan jangan memecatnya ketika dia kalah 3-0 di Roma atau 4-0 di Liverpool, atau melawan Valencia di Copa del Rey," ucap legenda Barcelona, Hristo Stoichkov, dikutip dari Marca.
"Anda memecat Valverde untuk mendatangkan pelatih yang medioker [Quique Setien], begitu juga dengan asistennya [Eder Sarabia]," lanjut Hristo Stoichkov.
Quique Setien tidak punya jejak yang gemilang sebelum melatih Barcelona. Tidak ada gelar di level prestisius yang pernah diraih. Dan, kini dia dikabarkan berada di ujung tanduk dan sudah kehilangan kepercayaan dari para pemain.
Transfer yang Mubazir
Belum cukup dengan pelatih yang medioker, Hristo Stoichkov juga menyebut satu masalah lain di balik gagal total Barcelona. Pria berusia 54 tahun itu menyebut klub acap kali melakukan transfer mahal yang sia-sia belaka.
"Anda tahu apa yang lebih mengkhawatirkan? 1 miliar [euro] dikeluarkan dan tidak ada yang didapatkan. Dengar, 1 miliar ... itu bukan dua sen," tegas Hristo Stoichkov.
Barcelona membeli Antoine Griezmann dengan harga 120 juta euro pada awal musim 2019/2020, tetapi dia gagal menunjukkan performa yang bagus. Di musim-musim sebelumnya, ada Ousmane Dembele dan Philippe Coutinho yang juga flop setelah dibeli dengan harga mahal.
Sumber: Marca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Liga Spanyol 4 Juni 2026, 07:38
LATEST UPDATE
-
Ayah Alexis Mac Allister Tegaskan Tidak Ada Kontak dari Real Madrid
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:54
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















