Gara-gara Barcelona Kehilangan Magis Camp Nou: Gelar La Liga Melayang?
Asad Arifin | 10 Mei 2021 14:40
Bola.net - Barcelona sedang dalam fase genting untuk perebutan gelar juara La Liga 2020/2021. Namun, situasi sulit terjadi ketika Lionel Messi dan kolega seolah kehilangan magis dari Camp Nou.
Barcelona kini bersaing ketat dengan Atletico Madrid [77 poin] untuk gelar juara La Liga. Klub asal Catalan itu mendapatkan 75 poin, sama dengan raihan yang didapat Real Madrid.
Barcelona punya dua peluang untuk berada di puncak klasemen, tetapi dibuang percuma. Dua kesempatan memimpin perburuan gelar melayang justru ketika Barcelona memainkan laga kandang di Camp Nou.
Magis Camp Nou Luntur?
Pekan lalu, Atletico kalah dari Athletic Bilbao. Sementara, Real Madrid ditahan imbang Betis. Pada momen itu, Barcelona punya kans untuk berada di puncak klasemen jika menang atas Granada.
Namun, Barcelona justru kalah dengan skor 2-1. Sempat unggul dari gol Lionel Messi, Barcelona kemudian kebobolan dari aksi Dawin Machis dan Jorge Molina. Barcelona kalah ketika laga digelar di Camp Nou.
Barcelona kembali membuang kans berada di puncak klasemen. Pasalnya, pasukan Ronald Koeman hanya bermain imbang 0-0 atas Atletico Madrid pada duel di Camp Nou. Peluang untuk menjadi juara pun makin tipis.
Kini, hanya tiga laga tersisa bagi Atletico, Barcelona, dan Real Madrid untuk memastikan siapa yang menjadi juara. Barcelona tak boleh terpeleset lagi jika masih ingin meraih gelar La Liga.
Kegagalan di Pentas Eropa
Magis Camp Nou bukan hanya luntur di pentas La Liga, tapi juga di level Eropa. Kegagalan Barcelona di Liga Champions tidak lepas dari hasil buruk yang didapat Lionel Messi dan kolega ketika bermain di Camp Nou.
Di Camp Nou, Barcelona tak berdaya ketika berjumpa Juventus di fase grup. Barcelona kalah dengan skor 3-0. Hasil buruk ini membuat Barcelona menjadi runner-up Grup G dan bersua PSG di babak 16 Besar.
Pada babak 16 Besar, Barcelona babak belur dari PSG saat berlaga di Camp Nou. Barcelona kalah dengan skor 4-1. Kylian Mbappe hattrick. Barcelona pun gugur karena pada leg kedua hanya bermain imbang 1-1.
Sumber: Marca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







