Guardiola: Lawan Madrid Selalu Sulit
Editor Bolanet | 26 Januari 2012 17:00
- Meski memiliki rekor bagus melawan Real Madrid, pelatih Barcelona Pep Guardiola tetap mengakui jika seteru mereka itu adalah lawan yang kuat dan sulit untuk dikalahkan.
Barca melaju ke semifinal Copa del Rey dengan skor agregat 4-3, meski ditahan imbang Madrid 2-2 di Camp Nou dini hari tadi.
Dari 218 partai El Clasico, kedua tim kini mencatat hasil berimbang - 86 kemenangan masing-masing untuk Madrid dan Barca, sementara 46 laga berakhir imbang.
Namun jika menimbang statistik pertemuan dengan Madrid, Guardiola punya catatan bagus - tujuh laga Clasico terakhir mereka tak pernah kalah dari Madrid, meski Pep tak menganggap serius fakta rekor baru dalam sejarah Clasico tersebut.
Statistik impresif lawan Madrid? Statistik hanya begitu saja, cuma angka, selalu sulit setiap kali melawan mereka, ujarnya.
Madrid mematahkan dominasi penguasaan bola Barca yang selama ini selalu diperlihatkan pada lawan-lawannya - statistik menunjukkan Madrid menguasai 51% bola di paruh kedua, namun Pep tak menganggap itu sebagai penampilan terbaik lawan.
Apakah ini tim Madrid terbaik yang kami hadapi? Di semifinal Liga Champions di sini mereka juga sangat baik, mereka selalu kuat. Mereka memiliki banyak opsi berbeda.
Menyikapi kepemimpinan wasit, Guardiola hanya menjawab diplomatis, Wasit tak mengusir beberapa pemain Madrid, apakah itu terbukti menentukan? Wasit sudah mencoba yang terbaik. Kami harus menghargai itu. (fcb/row)
Barca melaju ke semifinal Copa del Rey dengan skor agregat 4-3, meski ditahan imbang Madrid 2-2 di Camp Nou dini hari tadi.
Dari 218 partai El Clasico, kedua tim kini mencatat hasil berimbang - 86 kemenangan masing-masing untuk Madrid dan Barca, sementara 46 laga berakhir imbang.
Namun jika menimbang statistik pertemuan dengan Madrid, Guardiola punya catatan bagus - tujuh laga Clasico terakhir mereka tak pernah kalah dari Madrid, meski Pep tak menganggap serius fakta rekor baru dalam sejarah Clasico tersebut.
Statistik impresif lawan Madrid? Statistik hanya begitu saja, cuma angka, selalu sulit setiap kali melawan mereka, ujarnya.
Madrid mematahkan dominasi penguasaan bola Barca yang selama ini selalu diperlihatkan pada lawan-lawannya - statistik menunjukkan Madrid menguasai 51% bola di paruh kedua, namun Pep tak menganggap itu sebagai penampilan terbaik lawan.
Apakah ini tim Madrid terbaik yang kami hadapi? Di semifinal Liga Champions di sini mereka juga sangat baik, mereka selalu kuat. Mereka memiliki banyak opsi berbeda.
Menyikapi kepemimpinan wasit, Guardiola hanya menjawab diplomatis, Wasit tak mengusir beberapa pemain Madrid, apakah itu terbukti menentukan? Wasit sudah mencoba yang terbaik. Kami harus menghargai itu. (fcb/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Meksiko vs Ekuador
Piala Dunia 1 Juli 2026, 04:13
-
Erling Haaland dan Mimpi Besar Norwegia Menaklukkan Dunia
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:38
-
Pantai Gading dan Kekalahan yang Terasa Getir
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:18
-
Pantai Gading Harus Menerima Kenyataan Pahit
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:14
-
Norwegia Tantang Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:01
-
Man of the Match Pantai Gading vs Norwegia: Erling Haaland
Piala Dunia 1 Juli 2026, 02:16
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Swedia
Piala Dunia 1 Juli 2026, 00:10
-
RESMI: AC Milan Datangkan Goncalo Ramos dari PSG
Liga Italia 30 Juni 2026, 21:20
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Norwegia
Piala Dunia 30 Juni 2026, 20:43
-
2 Wajah Brasil saat Kalahkan Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 20:18
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41






