Ini Rentetan Alasan Gijon Tuduh Barcelona Dibantu Wasit
Editor Bolanet | 24 April 2016 21:10
Gijon merasa ada banyak keputusan wasit dan perangkat pertandingan yang merugikan mereka. Tidak hanya ada satu atau dua, tapi setidaknya ada lima keputusan wasit yang merugikan mereka.
Abelardo Fernandez sampai kehabisan kata-kata setelah pertandingan usai. Ia mengatakan bahwa kinerja wasit memang sangat buruk jika dilihat dari bench Gijon.
Saya tidak bisa bicara lagi, dari bench kami situasinya memang tidak bagus. Wasit tidak bekerja dengan baik dalam pertandingan ini, cetus Abelardo seperti dilansir La Vanguardia. Abelardo sendiri sebenarnya adalah mantan pemain Barca.
Marca melansir ada beberapa insiden yang dikeluhkan Gijon dalam laga itu. Berikut adalah kumpulan insiden yang membuat Gijon merasa Barca mendapat perlakuan istimewa dari wasit. (mrc/lv/hsw)
Gol Messi Harusnya Tidak Sah
Lionel Messi membuka skor pada menit ke-12 lewat sundulan. Messi memanfaatkan bola muntah hasil penyelamatan kiper Gijon, Ivan Cuellar, yang memang tidak sempurna.Namun bukan proses tembakan Messi yang dipermasalahkan Gijon. Setelah Andres Iniesta melepas umpan lambung ke depan gawang, Luis Suarez bersiap menerimanya. Namun posisi Cuellar sudah lebih baik.
Cuellar melompat berusaha menghalau bola. Namun Suarez yang berusaha menendang bola justru hanya menendang kaki Cuellar, ia sama sekali tak mendapat bola. Cuella pun mengerang kesakitan saat bola disundul oleh Messi dan menembus gawangnya.
Handball Pique
Pada penghujung babak pertama, Gijon melakukan serangan balik cepat ke pertahanan Barcelona. Kemelut sempat terjadi akibat serangan sporadis itu.Tembakan pertama Gijon berhasil diselamatkan dengan bagus oleh Javier Mascherano. Namun Gijon melepas tembakan susulan. Bola berhasil diselamatkan oleh Gerard Pique namun sepertinya ia mengarahkan bola dengan tangannya.
Pique sendiri sudah membantah ia melakukan handball. Ia juga merasa wasit tidak membantu Barcelona.
Gol Suarez Offside
Luis Suarez mencetak gol kedua bagi Barcelona pada menit ke-63. Gol ini khas Barca, menunjukkan kerjasama antar pemain yang sangat rapi.Suarez mendapatkan bola kiriman dari Andres Iniesta. Masalahnya, Suarez dianggap sudah berada dalam posisi offside saat Iniesta mengirimkan bola.
Neymar Terlalu Mudah Jatuh
Setelah gol kedua Barca yang dicetak Suarez, wasit memberikan tiga penalti. Penalti pertama diberikan setelah crossing Dani Alves membentur tangan Canella. Meski terlihat tak sengaja, wasit tetap menunjuk titik putih.Penalti kedua diberikan lantaran Sanabria menjatuhkan Neymar di kotak terlarang. Gijon menganggap harusnya insiden itu tidak berbuah penalti karena benturan terjadi antara bahu dengan bahu.
Neymar sendiri terlempar akibat benturan itu dan wasit pun tak ragu menunjuk titik putih.
Penalti dan Kartu Merah Konyol
Jika penalti kedua Barcelona masih bisa diperdebatkan, penalti ketiga benar-benar konyol. Entah apa yang ada di pikiran wasit Clos Gomez saat menunjuk titik putih.Saat bertarung di udara dan mengantisipasi umpan silang, tangan Ognjen Vranjes menyentuh pundak Neymar. Wasit menganggap itu adalah pelanggaran meski sentuhan itu sangat minimal.
Yang lebih konyol lagi, wasit memberikan kartu kuning kedua kepada Vranjes. Karena sebelumnya sudah mendapatkan kartu kuning, Vranjes pun mendapat kartu merah dan harus meninggalkan lapangan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






