Inilah Daftar Gaji Maksimal di La Liga
Editor Bolanet | 18 September 2014 00:41
- Otoritas La Liga telah menentukan daftar gaji maksimal alias salary cap bagi semua klub pesertanya. Salary Cap ini ditetapkan agar klub-klub La Liga tidak mengalami defisit keuangan.
Secara keseluruhan, La Liga bisa memberikan gaji maksimal sebesar 1,2 miliar euro. Namun yang paling mencolok adalah kesenjangan antara duo Clasico dengan klub-klub lain.
diizinkan mengeluarkan sebesar 347,9 juta euro per tahun untuk membayar gaji pemain (termasuk pajak). Real Madrid berada di peringkat kedua dengan 328 juta euro sementara Atletico Madrid sebesar 105 juta euro.
Nilai-nilai itu nampak sangat timpang jika dibandingkan dengan separuh klub lain. yang berada di peringkat 11 hanya boleh membayar sebesar 22,8 juta euro untuk pos gaji. malah hanya bisa mengeluarkan 11,7 juta euro untuk pos gaji. Berikut adalah daftarnya, menurut bocoran Marca.
Salary Cap ini ditetapkan berdasarkan profil keuangan masing-masing klub. Mereka yang melanggar dengan melewati batas yang telah ditetapkan bisa diganjar hingga dengan berbagai hukuman, termasuk degradasi.
Pembatasan gaji ini memiliki tujuan bagus agar klub-klub tidak mengalami kerugian. Sayangnya, hal ini juga semakin menunjukkan kesenjangan di La Liga karena selain Barca dan Madrid, klub-klub lain hanya mendapatkan porsi kecil dari pos hak siar. (mrc/hsw)
Secara keseluruhan, La Liga bisa memberikan gaji maksimal sebesar 1,2 miliar euro. Namun yang paling mencolok adalah kesenjangan antara duo Clasico dengan klub-klub lain.
diizinkan mengeluarkan sebesar 347,9 juta euro per tahun untuk membayar gaji pemain (termasuk pajak). Real Madrid berada di peringkat kedua dengan 328 juta euro sementara Atletico Madrid sebesar 105 juta euro.
Nilai-nilai itu nampak sangat timpang jika dibandingkan dengan separuh klub lain. yang berada di peringkat 11 hanya boleh membayar sebesar 22,8 juta euro untuk pos gaji. malah hanya bisa mengeluarkan 11,7 juta euro untuk pos gaji. Berikut adalah daftarnya, menurut bocoran Marca.
Salary Cap ini ditetapkan berdasarkan profil keuangan masing-masing klub. Mereka yang melanggar dengan melewati batas yang telah ditetapkan bisa diganjar hingga dengan berbagai hukuman, termasuk degradasi.
Pembatasan gaji ini memiliki tujuan bagus agar klub-klub tidak mengalami kerugian. Sayangnya, hal ini juga semakin menunjukkan kesenjangan di La Liga karena selain Barca dan Madrid, klub-klub lain hanya mendapatkan porsi kecil dari pos hak siar. (mrc/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









