Jangan Bandingkan dengan Messi, Lamine Yamal Punya Jalannya Sendiri
Aga Deta | 2 Agustus 2025 09:34
Bola.net - Penampilan luar biasa Lamine Yamal bersama Barcelona terus menarik perhatian dunia sepak bola. Di usia yang masih sangat muda, ia tampil gemilang sepanjang musim 2024/2025.
Presiden Barcelona Joan Laporta memberikan pujian besar kepada pemain binaan La Masia tersebut. Ia menilai Yamal sebagai talenta langka yang sudah berada di level tertinggi untuk posisinya.
Pernyataan itu disampaikan Laporta tak berselang lama usai Yamal memborong dua gol dalam laga pramusim kontra Seoul. Performa ini menambah catatan impresif Yamal yang sebelumnya membawa Barca meraih treble domestik.
Yamal kini juga mengenakan nomor punggung 10, warisan dari Lionel Messi. Hal ini membuat perbandingan di antara keduanya semakin kencang di kalangan penggemar.
Namun, Laporta menolak menyamakan keduanya. Menurutnya, Yamal dan Messi adalah dua sosok berbeda dengan karakter dan jalan karier masing-masing.
Sosok Istimewa di Usia Muda

Joan Laporta tidak ragu menyebut Yamal sebagai pemain terbaik dunia untuk peran winger. Klaim itu muncul setelah kontribusi luar biasa Yamal sepanjang musim lalu.
Pada 2024/2025, pemain 17 tahun tersebut mencetak 13 gol dan memberikan 18 assist. Ia juga sukses membantu Barcelona meraih tiga gelar domestik dalam semusim.
Laporta menyatakan dalam wawancaranya dengan CNN:
“Lamine Yamal adalah Lamine Yamal, Leo Messi adalah Leo Messi. Leo Messi pernah menjadi pemain terbaik dunia, dan Lamine adalah pemain terbaik dunia (di posisinya).”
“Messi telah memenangkan segalanya, ia melakukan semuanya, mungkin pemain terbaik sepanjang sejarah,” lanjutnya.
“Tetapi dunia terus berputar dan muncul jenius-jenius baru, seperti Lamine Yamal, Pedri, dan Raphinha.”
Tekanan Nomor 10 dan Harapan Tinggi

Nomor punggung 10 kini melekat di punggung Yamal, yang sebelumnya identik dengan sosok Lionel Messi. Ini membuat ekspektasi terhadapnya semakin besar.
Laporta menyadari tekanan tersebut namun menegaskan bahwa Yamal memiliki identitasnya sendiri. Ia percaya sang pemain muda akan berkembang sesuai jalurnya.
“Dalam kasus Lamine, tidak banyak pemain seperti dia karena dia adalah seorang jenius dan berada di level tertinggi,” ujarnya.
“Penting baginya merasa nyaman dan bisa bermain bersama rekan-rekannya di lapangan. Dan di luar lapangan, dia menikmati hidupnya sebagai anak muda biasa.”
Mental dan Sikap Profesional Yamal

Laporta juga menyoroti mentalitas Yamal yang sangat dewasa untuk usianya. Ia memuji bagaimana sang pemain menjaga kedisiplinan dan komitmen dalam latihan.
Etos kerja yang tinggi ini diyakini akan membantu Yamal mempertahankan performa topnya. Ia pun diyakini berada di jalur yang tepat untuk jadi bintang besar dunia.
“Dia sangat profesional, dan dia tahu bahwa untuk menjadi yang terbaik, dia harus bugar, harus berlatih, dan mengikuti arahan pelatih,” kata Laporta.
“Dia juga harus mendengarkan orang-orang di sekitarnya dan yang paling penting adalah merasa bahagia. Merasa bahagia dan menikmati bermain sepak bola adalah kunci untuk berkembang.”
Siap Lanjut Bersinar di Tur Asia

Setelah bersinar di laga melawan Seoul, Yamal akan kembali turun dalam pertandingan pramusim selanjutnya. Barcelona dijadwalkan melawan Daegu dalam penutup tur Korea Selatan.
Laga ini menjadi kesempatan lain bagi Yamal untuk menunjukkan konsistensi jelang musim baru. Barcelona menaruh harapan besar padanya.
Pertandingan kontra Daegu akan digelar pada Senin, 4 Agustus 2025. Sorotan kembali akan tertuju pada Lamine Yamal, sang bintang masa depan Blaugrana.
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Tak Gentar Manchester United Terancam Masuk Zona Degradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 15:15
-
Live Streaming Juventus vs Napoli: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 1 November 2026, 14:30
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



