Jawab Komentar Blatter, Ronaldo: Saya Bukan Komandan!
Editor Bolanet | 29 November 2013 10:41
- Perselisihan antara pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo dan Presiden FIFA, Sepp Blatter memasuki babak baru menyusul komentar kontroversial Blatter terhadap pemain asal Portugal tersebut bulan lalu.
Berbicara dalam forum yang diadakan oleh Oxford University, Blatter menyindir gaya rambut Ronaldo dan juga memparodikan tingkah laku pemain berusia 28 tahun tersebut sebagai seorang komandan di tengah lapangan. Sikap tersebut menuai kritik dari berbagai kalangan yang menilai bahwa opini pribadi Blatter tersebut tidak disampaikan pada tempatnya.
Kini setelah tepat sebulan berlalu sejak insiden tersebut, Ronaldo secara khusus memberikan responnya terhadap sebutan komandan yang diberikan oleh Blatter.
Saya rasa komandan bukan sebuah ungkapan yang tepat. Kami memiliki banyak pemimpin dalam tim, baik di dalam pertandingan maupun di luar lapangan, jawab Ronaldo.
Blatter sendiri telah berusaha berkali-kali meminta maaf dengan berbagai cara, termasuk dengan memuji Ronaldo melalui Twitter saat dirinya berhasil mencetak hattrick yang meloloskan Portugal ke Piala Dunia. Namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda hubungan keduanya membaik.[initial]
(442/mri)
Berbicara dalam forum yang diadakan oleh Oxford University, Blatter menyindir gaya rambut Ronaldo dan juga memparodikan tingkah laku pemain berusia 28 tahun tersebut sebagai seorang komandan di tengah lapangan. Sikap tersebut menuai kritik dari berbagai kalangan yang menilai bahwa opini pribadi Blatter tersebut tidak disampaikan pada tempatnya.
Kini setelah tepat sebulan berlalu sejak insiden tersebut, Ronaldo secara khusus memberikan responnya terhadap sebutan komandan yang diberikan oleh Blatter.
Saya rasa komandan bukan sebuah ungkapan yang tepat. Kami memiliki banyak pemimpin dalam tim, baik di dalam pertandingan maupun di luar lapangan, jawab Ronaldo.
Blatter sendiri telah berusaha berkali-kali meminta maaf dengan berbagai cara, termasuk dengan memuji Ronaldo melalui Twitter saat dirinya berhasil mencetak hattrick yang meloloskan Portugal ke Piala Dunia. Namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda hubungan keduanya membaik.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









