Junior Firpo Dianggap Handball, Barcelona Harusnya Dihukum Penalti?
Asad Arifin | 12 Juli 2020 04:23
Bola.net - Pemain Real Valladolid sempat protes ke wasit Antonio Mateu Lahoz dan berharap penalti. Mereka menilai telah terjadi handball yang dilakukan Junior Firpo di kotak penalti dan Barcelona harus dihukum.
Barcelona berjumpa Valladolid pada pekan ke-36 La Liga 2019/2020, Minggu (12/7/2020) dini hari WIB. Pada laga di Stadion Municipal Jose Zorrilla tersebut, Barcelona menang dengan skor 1-0.
Valladolid memberi perlawanan sengit untuk Barcelona. Bahkan, mereka punya peluang bagus di menit-menit akhir laga. Namun, Barcelona mampu mengamankan kemenangan dengan skor 1-0 lewat gol Arturo Vidal yang terjadi pada menit ke-15.
Hasil ini membuat Barcelona menjaga peluang juara La Liga 2019/2020. Barcelona kini telah mengumpulkan 79 poin dari 36 laga. Los Cules tertinggal satu poin dari Real Madrid di puncak klasemen dengan 35 laga.
Klaim Penalti Valladolid
Pada menit ke-85, para pemain Real Valladolid sempat mengajukan protes ke wasit Antonio Mateu Lahoz. Mereka menilai ada handball yang dilakukan Junior Firpo. Bola diduga mengenai tangan bek kiri Barcelona.
Namun, Antonio Mateu Lahoz bergeming dan tidak memberikan penalti untuk Valladolid.
Apakah keputusan tersebut sudah tepat? Pakar wasit La Liga, Juan Andujar Oliver menilai keputusan yang diambil Antonio Mateu Lahoz sudah benar. Valladolid tidak seharusnya mendapat penalti karena tidak ada handball.
"Tidak terjadi [pelanggaran] apa pun di sana. Junior Firpo memindahkan lengannya dan bola menyentuh bagian dada," ulas Andujar Oliver kepada Radio Marca.
Klaim Penalti Gerard Pique
Selain itu, ada juga klaim penalti dari Gerard Pique. Bek tengah Barcelona merasa dirinya dilanggar Javi Sanchez pada menit ke-75. Lokasi pelanggaran yang diklaim Gerard Pique di dalam kotak penalti dan dia memprotes keputusan wasit. Gerard Pique meminta penalti.
"Itu tidak nampak sebagai penalti menurut saya," kata Andujar Oliver.
"Kami telah melihat 40.000 seperti itu sebelumnya, tetapi saya bersikeras bahwa kontak dari Javi Sanchez tidak cukup. Ada pergumulan kecil, tetapi tidak cukup untuk memberikan penalti," katanya.
Belakangan, Barcelona acap kali protes soal keputusan wasit dan VAR. Presiden Josep Maria Bartomeu menyebut VAR hanya menguntungkan tim yang sama. Walau tidak menyebut klub, tuduhan itu diyakini diarahkan ke Real Madrid.
Sumber: Marca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prancis vs Spanyol: Rekor Pertemuan Mbappe vs Yamal
Piala Dunia 13 Juli 2026, 14:43
-
Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 12 Juli 2026, 00:07
LATEST UPDATE
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












