Kalah Menyakitkan, Barcelona Pantas Mendapatkannya
Gia Yuda Pradana | 17 Februari 2026 08:34
Bola.net - Barcelona harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Girona dalam laga pekan ke-24 La Liga 2025-2026. Pertandingan yang digelar di Estadi Municipal de Montilivi pada Selasa, 17 Februari 2026, pukul 03.00 WIB, berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.
Hasil minor ini tidak hanya menghentikan laju Barcelona, tapi juga menggusur mereka dari puncak klasemen La Liga. Sempat unggul lebih dulu, Blaugrana gagal mempertahankan keunggulan dan harus mengakui ketangguhan Girona yang tampil pantang menyerah.
Kekalahan ini menjadi perhatian mengingat dominasi Barcelona di babak pertama yang tidak mampu dikonversi menjadi gol. Girona berhasil memanfaatkan kelengahan di babak kedua untuk membalikkan keadaan dan mengamankan tiga poin penting.
Dominasi Babak Pertama yang Sia-sia

Barcelona tampil agresif sejak awal pertandingan, menguasai bola, dan menciptakan banyak peluang berbahaya ke gawang Girona. Berdasarkan catatan, Blaugrana membukukan 2,04 expected goals (xG) sepanjang babak pertama, menunjukkan intensitas serangan mereka.
Namun, penyelesaian akhir menjadi masalah utama bagi tim asuhan Hansi Flick, dengan Raphinha melewatkan peluang emas dan tendangannya membentur tiang gawang. Lamine Yamal juga menyia-nyiakan peluang satu lawan satu dan gagal mengeksekusi penalti setelah tendangannya membentur tiang gawang menjelang turun minum.
Secara taktik, Barcelona dinilai cukup baik dengan jebakan offside yang efektif, serta penyesuaian dari pelatih Hansi Flick yang meningkatkan struktur pertahanan tim. Meskipun demikian, kegagalan memanfaatkan peluang di babak pertama terbukti sangat merugikan.
Comeback Dramatis Girona

Barcelona sempat memecah kebuntuan pada menit ke-59 melalui gol Pau Cubarsi, yang menyundul umpan silang akurat dari Jules Kounde. Keunggulan ini membuat para penggemar Barcelona optimis akan kemenangan.
Namun, keunggulan Blaugrana hanya bertahan singkat, karena Girona berhasil menyamakan kedudukan dua menit kemudian, pada menit ke-62, melalui gol Thomas Lemar. Gol ini mengubah momentum pertandingan dan meningkatkan kepercayaan diri tim tuan rumah.
Girona kemudian membalikkan skor dan memastikan kemenangan pada menit ke-86 dengan gol dari Fran Beltran, yang mencetak gol dari luar kotak penalti. Gol penentu ini tercipta setelah Joel Roca memberikan umpan, tapi Roca kemudian diganjar kartu merah langsung karena tekel keras terhadap Yamal di menit-menit akhir.
Dampak Kekalahan dan Introspeksi Barcelona

Kekalahan ini menyebabkan Barcelona tergusur dari puncak klasemen oleh rival abadi mereka, Real Madrid. Barcelona kini berada di peringkat kedua dengan 58 poin, tertinggal dua poin dari Real Madrid yang sebelumnya mengalahkan Real Sociedad 4-1.
Bagi Girona, kemenangan ini sangat berarti, mengangkat mereka menjauh dari zona degradasi dan menempati peringkat ke-12 dengan 29 poin. Hasil ini menunjukkan bahwa Girona layak mendapatkan kemenangan berdasarkan performa mereka di periode akhir pertandingan.
Kekalahan ini dianggap menyakitkan bagi Barcelona, terutama mengingat performa dominan mereka di babak pertama, tapi mereka pantas mendapatkannya karena banyaknya peluang yang terbuang sia-sia. Ada kebutuhan untuk introspeksi diri bagi semua pihak, mulai dari pemain hingga pelatih Hansi Flick, untuk menyelamatkan Barcelona dari situasi sulit ini.
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
3 Pelajaran Pahit Barcelona usai Kalah dari Girona di La Liga 2025-2026
Girona Kalahkan Barcelona 2-1, Panaskan Puncak Klasemen Liga Spanyol 2025-2026
Kembalinya Trent Alexander-Arnold Membebaskan Federico Valverde
Kilasan Kualitas Sejati Trent Alexander-Arnold
Jose Mourinho: Real Madrid Sedang Terluka, dan Raja yang Terluka itu Berbahaya
Vinicius Junior, Kylian Mbappe, dan Sebuah Pilihan yang Rumit di Real Madrid
Alonso Gagal Membangun Kepercayaan Pemain, Arbeloa Kembalikan Harmoni Ruang Ganti
Senjata Sayap Real Madrid untuk Hadapi Benfica
Kembalinya 4 Pilar, Fondasi Ambisi Remontada Barcelona
Tren Negatif Dortmund vs Wakil Italia, Efektivitas Atalanta vs Wakil Jerman
Monaco vs PSG: Rivalitas Domestik yang Berpindah ke Panggung Kontinental
Konsistensi Benfica, Tradisi Real Madrid
Kekuatan Galatasaray di Kandang, Statistik Juventus di Fase Gugur
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
LATEST UPDATE
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



