Kalahkan Barcelona dan Real Madrid, Atletico Madrid Sah Jadi Tim Paling Overperform di La Liga 20/21
Richard Andreas | 23 Mei 2021 15:42
Bola.net - Atletico Madrid sukses menahbiskan diri sebagai kampiun La Liga 2020/2021. Los Colchoneros -julukan Atletico- memastikan gelar juara tersebut dengan kemenangan pada laga pekan terakhir musim ini, kontra Real Valladolid.
Pada laga yang dihelat di kandang Valladolid, Estadio Jose Zorrilla, Sabtu (22/05) malam WIB, Atletico menang dengan skor 2-1. Anak-anak asuh Diego Simeone ini kebobolan terlebih dulu melalui gol Oscar Plano. Namun, mereka mampu membalas melalui gol-gol Angel Correa dan Luis Suarez.
Dengan kemenangan ini, Atletico mengoleksi 86 poin dari 38 laga. Mereka unggul dua poin dari Real Madrid, yang dalam pertandingan lain meraih kemenangan 2-1 kala menjamu Villarreal.
Ada sejumlah catatan di balik sukses Atletico Madrid mengalahkan Real Madrid, dan juga Barcelona, dalam perebutan gelar juara La Liga musim ini. Apa saja catatan-catatan tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tim Paling Overperform
Sejatinya, Atletico Madrid, Real Madrid, dan Barcelona, tim-tim yang sampai pekan ke-37 masih berebut mahkota juara La Liga 2021, merupakan tim-tim yang overperform musim ini. Namun, Atletico merupakan tim yang paling overperform di antara ketiga tim ini. Bahkan, mereka adalah tim yang paling overperform di antara tim-tim peserta La Liga musim 2020/2021.
Dalam perhitungan matematis yang dilakukan Understat, Atletico Madrid, sejatinya hanya memiliki nilai expected points (xPTS) 66,41 poin. Namun, mereka mampu mengoleksi 86 poin. Selisih 19,59 poin ini merupakan selisih antara xPTS dan realisasi poin di antara tim-tim peserta La Liga musim ini.
Piawai Manfaatkan Peluang
Atletico bukanlah tim yang paling subur dalam mencetak gol. Raihan gol mereka, yang 67 gol, kalah dibanding capaian Barcelona, yang sukses mencetak 85 gol.
Urusan menciptakan peluang pun, Atletico hanya memiliki kualitas peluang (expected goals) sebesar 57,66. Nilai xG Atletico ini berada di bawah Real Madrid, yang memiliki nilai 65,07, dan Barcelona, yang memiliki nilai, 83,96.
Namun, soal kemampuan memanfaatkan peluang, Atletico Madrid lah juaranya. Dari nilai xG 57,66, mereka mampu mencetak 67 gol. Selisih 9,34 antara nilai xG dan catatan gol ini merupakan yang paling besar di antara tim-tim peserta La Liga.
Benteng Los Colchoneros Kokoh
Tak cuma soal penyerangan, urusan pertahanan pun Atletico Madrid jempolan. Benteng pertahanan Los Colchoneros merupakan yang paling kokoh di antara tim-tim peserta La Liga musim 2020/2021 ini.
Musim ini, gawang Atletico Madrid hanya kebobolan 25 gol. Ini merupakan nilai kebobolan paling kecil di La Liga 2020/2021.
Untuk 'memberikan' kesempatan lawan mencetak gol pun, Los Colchoneros tak bermurah hati. Mereka hanya memiliki nilai expected goals against (xGA) sebesar 35,67. Nilai ini berada di urutan kedua di bawah Sevilla.
Sementara, selisih 10,67 poin antara nilai xGA dan jumlah kebobolan Atletico ini merupakan yang kedua terbaik di bawah Real Madrid.
Apiknya performa lini pertahanan Atletico ini tak lepas dari penampilan ciamik penjaga gawang mereka, Jan Oblak. Musim ini, di La Liga 2020/2021, kiper asal Slovenia tersebut sukses mencetak 18 cleansheet, salah satu yang terbaik di La Liga musim ini.
(Dendy Gandakusumah/Bola.net)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






