Kisah Gagalnya Kepulangan Lionel Messi ke Barcelona pada 2023
Aga Deta | 26 November 2025 01:23
Bola.net - Kabar mengenai Lionel Messi kembali ke Barcelona selalu menjadi topik hangat sejak ia hengkang pada 2021. Kepergiannya meninggalkan banyak luka mendalam bagi klub dan para pendukung.
Kontrak Messi dengan PSG berakhir pada 2023 dan situasi itu membuka peluang besar untuk kembali. Banyak pihak menilai Barcelona berada di posisi kuat untuk merekrutnya lagi.
Pembicaraan berlangsung intens antara pihak Messi dan Barcelona. Harapan semakin tinggi, terlebih komunikasi berjalan baik dengan Xavi Hernandez.
Namun proses tersebut tidak berjalan mulus sesuai ekspektasi. Ada ketidakpastian besar yang membuat jalan pulang Messi tertunda berkali kali.
Pada akhirnya, Messi justru memilih bergabung dengan Inter Miami. Keputusan ini mengakhiri saga transfer yang selama dua tahun penuh menjadi perbincangan publik sepak bola.
Awal Komunikasi Messi dan Xavi

Semua dimulai pada Januari 2023 ketika Messi menghubungi Xavi secara langsung. Ia menyatakan hasrat kuat untuk kembali ke Barcelona setelah dua tahun meninggalkan klub.
Messi merasa optimistis dan siap memainkan babak terakhir kariernya di Eropa bersama klub tempat ia membangun kejayaan. Ia percaya kembali ke Barcelona merupakan keputusan yang tepat.
Xavi menilai kesempatan ini sangat besar bagi tim yang sedang dibangunnya. Ia melihat Messi yang lebih berpengalaman masih bisa memberikan pengaruh besar.
Dalam pandangan Xavi, kembalinya Messi bukan hanya simbolis. Ia yakin Messi dapat menjadi elemen kompetitif yang melengkapi skuad juara liga pada musim itu.
Komunikasi Berlanjut dan Kesepakatan Hampir Jadi

Selama beberapa bulan berikutnya, Xavi dan Messi terus berdiskusi secara rutin. Mereka membahas peran, kebutuhan taktik, dan arah permainan Barcelona ke depan.
Messi dengan dewasa menerima peran berbeda, menyadari ia tidak lagi berada pada usia untuk mengatasi segalanya sendiri di lapangan. Xavi menyambut hal itu dengan positif.
Pada Februari 2023, Messi meminta Xavi berbicara langsung dengan Jorge Messi untuk mempercepat proses. Xavi lalu menyampaikan perkembangan ini kepada Joan Laporta.
Laporta menyambut kabar tersebut dengan antusias karena melihat kesempatan besar memperbaiki luka yang terjadi pada 2021. Situasi tampak menuju keputusan final.
Barcelona Mendapat Sinyal Positif dari Liga

Pada April, muncul kabar positif dari petinggi klub. Mateu Alemany memberitahu Xavi bahwa liga telah memberikan persetujuan awal untuk proses perekrutan.
Kesepakatan kontrak pun disusun dengan detail. Kontrak dua tahun disiapkan dan tinggal menunggu penyesuaian terakhir sebelum ditandatangani.
Di titik ini, semua pihak merasa optimistis. Barcelona seolah berhasil mengatasi rintangan terbesar dalam kepulangan Messi.
Para pemain dan staf teknis sudah membayangkan kehadiran kembali megabintang tersebut di Camp Nou. Namun perubahan besar segera terjadi.
Segalanya Berubah dan Transfer Gagal Terwujud

Beberapa hari kemudian, Jorge Messi menghubungi Xavi untuk menyampaikan kabar buruk. Ia mengatakan bahwa persetujuan dari liga ternyata tidak diberikan.
Operasi transfer berhenti mendadak. Semua kepastian yang sebelumnya terasa solid tiba tiba hilang tanpa kejelasan.
Messi merasa lelah menunggu kepastian yang tidak kunjung datang. Ia memilih opsi yang lebih pasti demi kestabilan dan masa depan keluarga.
Keputusan diambil dan Messi akhirnya menerima tawaran Inter Miami. Kontrak baru yang ditandatangani membuat kemungkinan kembali ke Barcelona sebagai pemain hampir tertutup.
Sumber: Barca Universal
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
