Kontroversi El Clasico: Aksi Teatrikal Sergio Ramos dan Trik Baru Mendapat Penalti
Asad Arifin | 27 Oktober 2020 09:57
Bola.net - Aksi yang ditunjukkan Sergio Ramos pada laga El Clasico bisa menjadi trik baru. Dengan teknologi kain yang lentur, seorang pemain bisa terjatuh saat lawan menari kaus yang dipakai untuk mendapat penalti.
Laga El Clasico edisi pertama musim 2020/2021 berakhir untuk kemenangan Real Madrid. Los Blancos menang dengan skor 1-3 pada laga yang digelar di Camp Nou, Sabtu (24/10/2020) malam WIB.
Tiga gol Real Madrid dicetak Fede Valverde, Sergio Ramos [penalti], dan Luka Modric. Sedangkan pihak Barcelona mendapatkan gol hiburan dari pemain mudanya, Ansu Fati.
Kontroversi mewarnai laga klasik Barcelona vs Real Madrid. Tarikan baju yang dilakukan Clement Lenglet pada Sergio Ramos berujung pada hukuman penalti. Kubu Barcelona pun protes keras.
Trik Baru Mencari Penalti
Jurnalis Marca, Roberto Palomar, menilai apa yang dilakukan Sergio Ramos bakal memicu hal baru di sepak bola. Pemain 34 tahun itu bisa menginspirasi pemain lain untuk mencari penalti saat baju mereka ditarik lawan.
"Mulai Sabtu, VAR akan lebih sering mencari tarikan baju dan berujung pada lebih banyak penalti," tulis Roberto Palomar.
Roberto Palomar menerangkan jika situasi Sergio Ramos memicu perdebatan. Bukan hanya soal kuat atau tidaknya tarikan Lenglet pada Sergio Ramos, tetapi juga tentang teknologi pada jersey yang dipakai Real Madrid.
"Jersey yang bagus, seperti Real Madrid, akan meregang, sementara yang lain, seperti Real Betis, akan robek [kalau ditarik]," kata Roberto Palomar.
"Jika Anda membeli jersey klub, lebih baik membeli yang tahan tarikan. Jika tidak, Anda akan kembali dari pertandingan sepak bola hari Minggu dengan jersey compang-camping," imbuhnya.
Aksi Teatrikal Sergio Ramos
Roberto Palomar merasa keputusan penalti untuk Real Madrid mungkin tepat. VAR jelas menunjukkan bahwa ada tarikan pada jersey Sergio Ramos. Namun, bagaimana dengan aksi jatuh Ramos yang nampak berlebihan?
"Ini sejelas permainan lainnya. Sangat jelas bahwa Ramos secara teatrikal melemparkan dirinya ke tanah dengan kinerja akting kelas dua," katanya.
Roberto Palomar menilai bahwa laga El Clasico akan membuka kontroversi baru soal kinerja VAR. Bukan hanya soal handball atau offside yang sering jadi bahan perdebatan, tetapi juga soal kuat atau tidaknya sebuah tarikan pada jersey.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
- Clement Lenglet, 'Penyakit' Barcelona di Lini Belakang
- Wah, Antoine Griezmann Muntab Dicadangkan di El Clasico?
- Skandal El Clasico: Asisten Wasit Sebut Bukan Penalti untuk Madrid, Barcelona Semakin Protes
- Aksi Ronald Koeman Cegat dan Protes ke Wasit Usai El Clasico, Apa yang Dikatakan?
- 3 Catatan Ronald Koeman Usai El Clasico: Minim Reaksi, Pergantian Telat, dan Belas Kasihan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ruben Neves Tertarik Gabung Real Madrid, tapi Florentino Perez Menolak
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:39
-
Real Madrid Bisa Rekrut Dua Bek Tengah Sekaligus Musim Panas
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:33
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







