'Korban' Pepe Bicara Wasit dan Anak Emas di La Liga
Editor Bolanet | 28 September 2013 02:33
- Gelandang klub , Carlos Sanchez, enggan berkomentar soal wasit pertandingan kontra Real Madrid, dan juga menilai jika semua tim La Liga harus mendapatkan perlakuan serupa.
Keluhan tersebut dilontarkannya, setelah ia menjadi sorotan dalam kejadian penalti kontroversial saat timnya menghadapi Los Blancos. Sebuah insiden dengan bek Real, , membuat wasit Muniz Fernandez memberikan penalti kepada lawan, yang akhirnya menang berkat penalti tersebut.
Dalam sebuah wawancara dengan media ternama Spanyol, AS, Sanchez mengaku tak bisa berkomentar mengenai wasit yang memimpin pertandingan. Apalagi menurutnya pertandingan telah usai.
Banyak hal yang muncul dalam pikiran saya, namun pertandingan itu sudah usai sekarang dan saya tak mau bicara lagi mengenai wasit, ujar Sanchez.
Pemain asal Kolombia itu juga mengakui jika kompetisi La Liga kerap 'memperlakukan' seluruh tim anggota secara berbeda. Ia juga berharap agar seluruh tim mendapat perlakuan serupa, tanpa ada keistimewaan pada sejumlah klub saja.
Terkadang anda hanya merasa tak punya daya, namun tak seharusnya seperti itu. Semua tim harus diperlakukan dengan sama. Ini hanya menunjukkan bahwa tidak ada yang sempurna di sepakbola, tandasnya. [initial]
Keluhan tersebut dilontarkannya, setelah ia menjadi sorotan dalam kejadian penalti kontroversial saat timnya menghadapi Los Blancos. Sebuah insiden dengan bek Real, , membuat wasit Muniz Fernandez memberikan penalti kepada lawan, yang akhirnya menang berkat penalti tersebut.
Dalam sebuah wawancara dengan media ternama Spanyol, AS, Sanchez mengaku tak bisa berkomentar mengenai wasit yang memimpin pertandingan. Apalagi menurutnya pertandingan telah usai.
Banyak hal yang muncul dalam pikiran saya, namun pertandingan itu sudah usai sekarang dan saya tak mau bicara lagi mengenai wasit, ujar Sanchez.
Pemain asal Kolombia itu juga mengakui jika kompetisi La Liga kerap 'memperlakukan' seluruh tim anggota secara berbeda. Ia juga berharap agar seluruh tim mendapat perlakuan serupa, tanpa ada keistimewaan pada sejumlah klub saja.
Terkadang anda hanya merasa tak punya daya, namun tak seharusnya seperti itu. Semua tim harus diperlakukan dengan sama. Ini hanya menunjukkan bahwa tidak ada yang sempurna di sepakbola, tandasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
5 Pemain Tertua di Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Modric Masuk Daftar!
Piala Dunia 6 Juni 2026, 20:50
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
-
Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:25
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















