Korban Tangan Besi Ronald Koeman di Barcelona: Dari Luis Suarez ke Mingueza
Asad Arifin | 25 April 2021 02:40
Bola.net - Ronald Koeman memimpin Barcelona dengan gaya yang keras. Marca bahkan memberi label 'tangan' besi pada pelatih asal Belanda merujuk pada konvrontasinya dengan para pemain.
Koeman ditunjuk sebagai pelatih Barcelona pada awal musim 2020/2021. Koeman datang ketika situasi tim sangat tidak kondusif usai kegagalan total pada musim 2019/2020 lalu.
Koeman datang dengan banyak tanda tanya. Reputasinya dipertanyakan, bahkan diragukan. Namun, Koeman cukup percaya diri dan ingin mendapat kendali penuh atas skuad. Koeman bertindak sangat tegas.
Berikut adalah para korban dari kepemimpinan 'tangan besi' Ronald Koeman di Barcelona.
Luis Suarez

Ronald Koeman membuat keputusan mengejutkan pada awal masa jabatan sebagai pelatih Barcelona. Koeman mendepak tiga pemain senior yakni Luis Suarez, Arturo Vidal, dan Ivan Rakitic.
Terdepaknya Suarez mendapat sorotan lebih banyak. Sebab, dia dinilai masih dalam performa bagus. Suarez juga belum punya keinginan untuk pindah.
Namun, Koeman sudah membuat keputusan. Protes yang dilakukan Lionel Messi bahkan tidak digubris mantan pelatih Valencia itu. Koeman tetap mempersilahkan Suarez mencari klub baru.
Antoine Griezmann

Griezmann acap kali disebut sebagai 'anak emas' Koeman di Barcelona. Sebab, Koeman terus membela pemain asal Prancis ketika performanya tidak cukup bagus di awal musim.
Namun, bukan berarti Koeman tidak pernah melakukan konvrontasi dengan Griezmann. Koeman pernah memberi kritik terbuka pada pemain berusia 29 tahun tersebut.
Griezmann punya dua kesempatan untuk cetak gol dan untuk pemain dengan kualitas sepertinya, ia seharusnya bisa membuat satu atau bahkan dua gol," ucap Koeman usai laga pekan ke-5 La Liga melawan Sevilla.
Pedri

Selain Lionel Messi dan Frenkie de Jong, Pedri menjadi pemain yang sangat vital bagi Barcelona musim 2020/2021. Namun, bukan berarti pemain 18 tahun itu tidak pernah mendapat kritik dari Koeman.
Usai laga melawan Getafe pekan lalu, Koemen melayangkan kritik pada Pedri.
"Pedri tidak berada pada level seperti biasanya," kata Koeman. Pedri telah memainkan 46 laga pada musim 2020/2021 di semua kompetisi.
Oscar Mingueza

Koeman nampak marah dan enggan menyalami Mingueza di laga kontra Getafe. Rupanya, ada dua hal yang membuat Koeman sampai bertindak demikian pada Mingueza.
Bukan hanya tentang beberapa keputusan buruk Mingueza yang terlalu menyerang, tapi juga tentang lambatnya pemain 21 tahun itu mengambil keputusan.
"Oscar cedera dan butuh waktu terlalu lama untuk mengetahui apakah dia bisa bermain lagi atau tidak. Ketika [Sergino] Dest siap, dia mengatakan dia bisa melanjutkan," kata Koeman.
"Dia harus belajar membuat keputusan lebih cepat," tegasnya.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
Skuad Real Madrid Dihantam Cedera, Zidane Tidak Mau Mengeluh
Zidane Tak Ambil Pusing dengan Masa Depannya di Real Madrid
Mengintip Draft Kontrak Baru Lionel Messi, Segini Durasinya
Termasuk Eden Hazard, Real Madrid Bawa 20 Pemain untuk Hadapi Real Betis
Kata Zidane Soal Isu Wasit Akan Sulitkan Madrid di Semifinal Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
