La Liga Berpotensi Kehilangan Rp11,7 Triliun Andai Kompetisi Berhenti
Asad Arifin | 13 Maret 2020 11:21
Bola.net - Otoritas La Liga resmi menunda kompetisi La Liga dan Segunda Division dalam dua pekan ke depan. Andai kompetisi dihentikan pada saat ini, La Liga berpotensi kehilangan pendapatan senilai Rp11,7 triliun.
Pihak La Liga baru saja mengambil keputusan penting beberapa waktu lalu. Pasca mendapat kabar pemain basket Real Madrid positif terjangkit virus corona, La Liga langsung menunda semua jadwal.
"Mempertimbangkan kondisi yang beredar pada pagi ini, yaitu Real Madrid yang memutuskan untuk mengkarantina tim mereka dan juga kemungkinan ada pemain dari klub lain yang positif terjangkit, maka La Liga memutuskan untuk memasuki fase berikutnya dari protokol perlawanan terhadap COVID-19," bunyi pernyataan resmi La Liga.
La Liga bukan kompetisi pertama yang ditunda karena corona. Di Eropa, sudah ada Serie A yang ditunda untuk waktu yang tidak ditentukan. Lalu, ada juga beberapa laga di Liga Europa yang harus ditunda.
Potensi Kerugian Secara Ekonomi La Liga
Virus corona atau Covid-19 telah menjadi pandemi di dunia. Virus yang persebarannya diduga bermula dari daerah Wuhan, Cina, tersebut membawa dampak besar bagi sepak bola dunia. La Liga menjadi salah satu kompetisi yang terdampak.
Dikutip dari Marca, keputusan La Liga menunda pertandingan selama dua pekan sejatinya membawa dampak yang besar dari sisi ekonomi. La Liga berpotensi kehilangan pendapatan dalam jumlah yang sangat besar.
Bahkan, andai La Liga menghentikan kompetisi pada pekan ini, mereka bakal kehilangan pendapatan senilai 700 juta euro [Rp11,7 juta triliun]. Angka tersebut didapat dari nilai hak siar, tiket musiman, tiket laga biasa, dan kerjasama komersial lainnya.
La Liga punya potensi pendapatan senilai 494 juta euro hanya dari hak siar. Sedangkan, untuk Segunda Division, ada hak siar senilai 55 juta euro. Masing-masing divisi masih punya 11 pekan untuk dimainkan pada musim 2019/2020.
Sikap Tegas La Liga
Sejauh ini, belum ada laporan pemain sepak bola di Spanyol yang positif terjangkit virus corona. Akan tetapi, pihak La Liga sudah mengambil keputusan tegas menyusul kabar dari pemain basket Real Madrid yang positif corona.
Sikap yang sama juga sudah diambil Serie A dengan menunda laga hingga batas waktu tidak ditentukan. Bundesliga dan Ligue 1 akan menggelar laga tanpa penonton pada akhir pekan ini dan sangat mungkin menunda liga.
Sejauh ini, Premier League lah yang belum membuat keputusan resmi. Padahal, sudah ada Mikel Arteta dan Callum Hudson-Odion yang positif terjangkit corona. Premier League baru menunda dua laga yang melibatkan Arsenal yakni lawan Man City dan Brighton.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
- Usai MU Bantai LASK, Juan Mata: Seperti Latihan
- Euro 2020 Tak Digelar, Serie A Ditunda Hingga 3 Mei 2020?
- Beda Sikap Premier League dan La Liga Soal Antisipasi Wabah Virus Corona
- Callum Hudson-Odoi Positif Virus Corona, Chelsea Tutup Sebagian Fasilitas Latihan
- Mikel Arteta Positif COVID-19, Premier League Gelar Rapat Darurat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41













