La Liga Menegaskan Posisinya Melawan Rasisme di Sepak Bola
Asad Arifin | 26 Mei 2023 11:22
Bola.net - La Liga tengah mendapat sorotan secara luas karena kasus rasisme yang menimpa Vinicius Junior. Presiden La Liga, Javier Tebas, menegaskan bahwa posisi mereka bersama pihak-pihak yang melawan rasisme.
Vinicius mendapat perlakuan rasis saat membela Real Madrid melawan Valencia pada pekan ke-35 La Liga 2022/2023. Pada duel yang dimainkan di Mestalla itu, winger 22 tahun mendapat ejekan rasis dari fans tuan rumah.
Ini bukan kali pertama Vinicius menjadi sasaran aksi rasis. Jelang duel Copa del Rey lawan Atletico Madrid, pemain asal Brasil itu juga menjadi sasaran aksi rasisme. Bahkan, ada boneka Vinicius yang digantung di dekat Valdebebas.
Beberapa pemain lain di lingkup La Liga juga pernah menjadi sasaran rasis, termasuk Inaki dan Nico Williams. Hal itu membuat citra La Liga bahkan sepak bola Spanyol berada dalam situasi yang cukup pelik.
La Liga Melawan Rasisme
Javier Tebas menegaskan bahwa La Liga berada pada pihak yang berperang melawan aksi rasisme di sepak bola. Tebas merasa posisi La Liga sangat jelas dan punya rekam jejak yang panjang soal aksi melawan rasisme.
"10 tahun lalu nyanyian itu berkumandang di stadion dan kami mengakhirinya. Sekarang mereka hanya tinggal kelompok kecil atau orang tertutup dan kami akan melawan," kata Tebas.
Tebas mengklaim bahwa La Liga selama ini sendirian berjuang melawan rasisme. La Liga membuat laporan ke pengadilan sejak 2020. Mereka tak mendapat dukungan dari pihak RFEF (PSSI-nya Spanyol) saat pertama kali membuat aduan.
"Real Madrid juga tidak menemani. Kami bergerak sendiri. Vinicius hadir secara virtual di Pengadilan Mallorca atas penghinaan rasis yang dia terima dan tidak tidak ada seorang pun dari Madrid yang bersamanya," katanya.
Bertekad Mengakhiri Rasisme

Menurut Tebas, Vinicius menjadi sasaran aksi rasisme karena kemampuannya yang hebat. Di masa lalu, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi juga menjadi sasaran kebencian fans tim lawan walau dengan cara yang berbeda jika dibanding Vinicius.
"Saya tidak punya masalah untuk berbicara dengan Vinicius atau perwakilannya, tetapi Anda harus memberinya waktu. Saya ingin menunjukkan kepadanya bahwa organisasi ini, dengan kekuatan yang ada, bisa mengakhiri rasisme."
"Vinicius adalah sasaran kemarahan bagi mereka yang tidak toleran," tegasnya.
Klasemen La Liga 2022/2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










