Luis Suarez Menggigit Lagi di Atletico Madrid Usai Tinggalkan Barcelona, Kok Bisa?
Asad Arifin | 2 Februari 2021 13:45
Bola.net - Luis Suarez kembali menggigit di Atletico Madrid. Sempat dianggap habis oleh Barcelona dan dipaksa pindah, pemain 34 tahun memberi bukti bahwa dia belum habis dengan gol demi gol yang dicetaknya.
Luis Suarez angkat kaki dari Barcelona karena tak masuk skema utama Ronald Koeman. Mantan penyerang Ajax Amsterdam dan Liverpool itu memilih Atletico Madrid sebagai klub barunya.
Masa keemasannya diprediksi bakal habis. Namun, Luis Suarez menunjukkan bahwa ia masih bisa menjadi andalan di lini depan, dan tentunya membuat Barcelona menyesal melepasnya.
Luis Suarez bahkan menggeser posisi utama Diego Costa. Ia juga menjawab keraguan banyak suporter Atletico Madrid mengenai kesanggupannya menggantikan peran Antoine Griezmann.
Lantas, apa yang membuat Luis Suarez begitu tajam di kotak penalti lawan musim ini bersama Atletico Madrid? Berikut ini ulasannya.
Skema Tendangan Bebas Jarang Didapatkannya di Barcelona

Pada saat berseragam Liverpool, Luis Suarez kerap menjadi algojo tendangan bebas, bergantian dengan Steven Gerrard yang juga piawai dalam melakukan eksekusi. Ketika ia hijrah ke Barcelona, pemain berjulukan El Pistolero itu harus 'mengalah' dari Lionel Messi.
Luis Suarez mengak sempat meminta Thomas Lemar dan Joao Felix untuk mengambil tendangan bebas. Berbeda dengan Lionel Messi, kedua pemain yang biasa menjadi eksekutor dengan legawa memberikannya kepada Suarez.
"Situasinya sulit di Barcelona karena bermain bersama Lionel Messi yang selalu menjadi algojo tendangan bebas. Padahal di Liverpool dan Timnas Uruguay, saya banyak mencetak gol lewat skema seperti itu. Di Atletico Madrid, saya memanfaatkan tiap kesempatan yang ada," kata Luis Suarez.
"Di sesi latihan beberapa hari lalu kami (Suarez, Lemar, dan Felix) membicarakan soal tendangan bebas. Lemar merupakan yang terbaik, tetapi hari ini posisinya agak jauh sehingga saya meminta untuk menjadi algojo dan ketika seorang striker sedang berada di performa terbaik biasanya hal itu diizinkan," ujarnya menambahkan.
Lepas dari Bayang-Bayang Lionel Messi

Luis Suarez memang menuai sukses bersama Barcelona. Akan tetapi, Kegemilangannya seakan tertutup oleh sinar Lionel Messi.
Ia nyaris tak pernah mendapatkan sorotan utama selama di Blaugrana. Sementara Messi selalu gemerlap dengan segala baik dan buruknya.
Di Atletico Madrid, meski tak adil jika menyebut dia tok aktor utama keberhasilan Los Rojiblancos memuncaki Liga Spanyol musim ini, sinar Luis Suarez begitu terang.
Alhasil, ia begitu enjoy menikmati kariernya bersama Atletico yang masih seumur jagung. Peran Diego Simeone juga vital di belakang layar, di mana ia diklaim sanggup 'menjinakkan' Luis Suarez.
Motivasi Berlipat Ganda

Hanya Luis Suarez yang tahu isi hatinya ketika Barcelona, tim yang dibelanya selama enam musim, melepasnya begitu saja secara gratis. Mungkin, ada ruang di hati kecilnya untuk membuktikan bahwa Barca telah salah melepasnya.
Musim panas lalu Ronald Koeman menjelaskan bahwa pemain Uruguay itu tidak dalam rencana masa depannya. Cara yang aneh bagi klub untuk mengakhiri tugas sebagai pencetak gol terbanyak ketiga dalam sejarah mereka.
Kini Barcelona harus menyesal. Sebab, hingga laga ke-20, The Catalan Giants mencetak 41 gol di Liga Spanyol musim ini. Dan Lionel Messi menjadi top scorer klub dengan 12 gol. Di sisi lain, Atletico Madrid juga sudah membukukan 40 gol dari 19 pertandingan, di mana Suarez melesakkan 14 gol di antaranya.
Sumber: Berbagai sumber
Disadur dari Bola.com (Penulis: Gregah Nurikhsani, 2 Februari 2021)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Bisa Rekrut Dua Bek Tengah Sekaligus Musim Panas
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:33
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





