Luis Suarez, Penyesalan Terbesar Barcelona
Richard Andreas | 23 Mei 2021 08:30
Bola.net - Luis Suarez berpesta, Barcelona merana. Perpisahan tidak selalu menguntungkan kedua pihak, kali ini Barca yang merugi dengan kepergian Suarez.
Sabtu (22/5/2021), Suarez menuntun Atletico berpesta juara La Liga 2020/21. Dia mencetak gol kedua pada kemenangan 2-1 atas Real Valladolid untuk mengunci gelar juara bagi Atletico.
Di saat yang sama, Barcelona juga menutup musim dengan kemenangan, tapi rasanya jauh dari kata memuaskan. Barca menutup musim yang terasa gagal total, padahal mereka berhasil menjuarai Copa del Rey.
Melihat keberhasilan Suarez di Atletico, wajar jika ada sedikit penyesalan di Barcelona. Mengapa begitu?
Korban presiden sebelumnya
Suarez meninggalkan Barca musim panas lalu dan kepergiannya menyisakan banyak rasa kecewa. Barca terang-terangan membuang Suarez.
Saat itu keputusan ada di tangan presiden Barca sebelumnya, Josep Maria Bartomeu. Suarez sudah berusia 33 tahun kala itu dan Bartomeu merasa tenaga Suarez sudah tidak lagi dibutuhkan Barca.
Kepergian Suarez pun mengenaskan. Tidak ada pesta perpisahan, apalagi penghargaan. Nasib Suarez bak pepatah habis manis sepah dibuang.
Bisa saja bertahan
Kepergian Suarez tampak mengenaskan, bagaimanapun dia adalah salah satu legenda klub, tapi diusir begitu saja tanpa apresiasi.
Si pelatih baru, Ronald Koeman, juga tidak benar-benar membantu mempertahankan Suarez. Koeman tidak punya masalah dengan Suarez, tapi dia pun tidak mencoba menahan Suarez.
"Dalam kasus Suarez, situasinya jadi sangat sulit baginya untuk bermain dan saya sudah menjelaskan situasi itu padanya. Dia menerimanya dengan sulit, tapi saya tidak pernah bermasalah dengan dia," kata Koeman di awal musim lalu.
"Dia berlatih dengan normal, berlatih baik. Dia akhirnya membuat keputusan untuk pergi dan saya berkata: 'Jika Anda tidak pergi, entah apa alasannya, Anda akan jadi bagian dari tim, lalu Anda bisa membuktikan bahwa saya salah'."
Kata Suarez
Suarez sendiri mengakui bahwa kepergian dari Barcelona terasa sangat menyakitkan. Dia dibuang karena tidak dihargai, tapi saat itu ada Atletico Madrid yang menunjukkan ketertarikan nyata, dan Suarez memilih hengkang.
"Barcelona tidak menghargai saya dan Atletico membuka pintu mereka untuk saya," ujar Suarez yang dikutip ESPN.
"Saya akan selalu bersyukur terhadap klub ini [Atletico], karena klub ini percaya kepada saya."
Revolusi macet ala Barca
Sama seperti bertahun-tahun terakhir, Barca tidak menyadari atau mengabaikan pentingnya regenerasi skuad. Mereka melepas Suarez tanpa mendatangkan pengganti terlebih dahulu.
Musim ini Barca hanya punya Martin Braithwaite sebagai striker murni, jelas tidak cukup untuk ukuran tim yang ingin jadi juara.
Akibatnya, Barca kesulitan mencetak gol musim ini dan sangat bergantung pada Lionel Messi. Melepas Suarez bisa jadi penyesalan terbesar Barca.
Sumber: Marca, Bola
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


