Lutut Kanan dan Kiri Pernah Hancur, Mampukah Eder Militao Kembali ke Performa Terbaiknya?
Editor Bolanet | 29 Juli 2025 14:41
Bola.net - Bek andalan Real Madrid, Eder Militao, akhirnya kembali merumput setelah pulih dari cedera ACL kedua yang menghantam kariernya. Namun, pertanyaan besar kini muncul: mampukah ia kembali ke level permainan terbaiknya seperti sedia kala?
Pemain bertahan asal Brasil ini telah melalui dua cedera ACL parah yang berbeda, yakni pada kedua lututnya dalam dua musim terakhir. Perjuangan berat ini sempat mengancam kelanjutan kariernya di level tertinggi sepak bola dunia.
Ia melakoni laga comeback-nya saat Real Madrid menghadapi PSG di ajang Piala Dunia Antarklub FIFA. Meskipun timnya harus menelan kekalahan, Militao secara individu menunjukkan performa yang sangat menjanjikan.
Kisah kebangkitan Militao dari keterpurukan cedera menjadi sorotan utama bagi para penggemar Real Madrid. Perjalanannya dari puncak permainan, jatuh ke jurang cedera, hingga kembali bangkit menjadi sebuah narasi yang sangat inspiratif.
Kena ACL Ketika Lagi Bagus-bagusnya
Eder Militao pernah menjelma menjadi salah satu bek tengah terbaik di dunia di bawah asuhan pelatih Carlo Ancelotti. Ia berhasil mengisi kekosongan besar yang ditinggalkan oleh dua legenda klub, Sergio Ramos dan Raphael Varane.
Puncak penampilannya terjadi saat ia menjadi pilar utama yang mengantarkan Real Madrid meraih gelar ganda La Liga dan Liga Champions. Namanya saat itu selalu menjadi pilihan utama dan digadang-gadang akan menjadi legenda Brasil berikutnya di Santiago Bernabeu.
Namun, mimpi indahnya berubah menjadi sebuah mimpi buruk di laga pembuka musim 2023-24. Ia menderita cedera ACL parah di lutut kirinya yang memaksanya harus absen dari lapangan selama lebih dari tujuh bulan.
Mimpi Buruk yang Kembali Terulang
Setelah berhasil pulih dari cedera pertamanya, Eder Militao sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di awal musim 2024-25. Ia langsung kembali menjadi andalan di jantung pertahanan Los Blancos bersama dengan Antonio Rudiger.
Akan tetapi, takdir seolah kembali mengujinya saat laga melawan Osasuna pada 9 November 2024. Ia kembali harus ditandu keluar lapangan setelah mengalami cedera lutut yang terlihat sangat parah.
Diagnosisnya bahkan lebih buruk dari sebelumnya: robekan total pada ligamen ACL di lutut kanannya. Cedera kedua ini memaksanya kembali menepi untuk waktu yang sangat lama dan harus memulai proses pemulihan yang melelahkan dari nol.
Comeback Manis dan Harapan Baru
Setelah melalui perjuangan panjang, Militao akhirnya kembali masuk ke dalam skuad untuk ajang Piala Dunia Antarklub 2025. Ia masuk sebagai pemain pengganti saat Real Madrid berhadapan dengan PSG di babak semifinal.
Meskipun tidak mampu menghindarkan timnya dari kekalahan telak 0-3, performa individunya sangat solid dan menjadi sedikit titik terang. Statistiknya menunjukkan bahwa ia belum kehilangan sentuhan dan insting bertahan terbaiknya.
Militao sendiri mengakui bahwa masa-masa cederanya adalah waktu yang sangat sulit, namun ia sangat senang bisa kembali membantu tim. Kini, harapan besar disematkan padanya agar bisa tetap bugar sepanjang musim 2025-26 dan menjadi tembok kokoh bagi pertahanan Real Madrid.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Arab Saudi 21 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:15
-
Dengan Peran Lebih Tepat, Cristiano Ronaldo Masih Bisa Sangat Berbahaya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 20:56
-
Amerika Serikat vs Australia: 5 Kunci Penentu Laga Krusial
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:58
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
LATEST UPDATE
-
Kejutan! Ronaldinho Gabung Klub Serie C Italia Ravenna
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:13
-
Manuel Akanji Yakin Kevin De Bruyne Bakal Bersinar di Serie A Musim Depan
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:04
-
Inggris vs Ghana: Apakah Bukayo Saka Bakal jadi Starter?
Piala Dunia 20 Juni 2026, 19:52
-
Casemiro Sepakat Gabung Inter Miami
Liga Inggris 20 Juni 2026, 19:48
-
Carlo Ancelotti Tak Jamin Matheus Cunha Bakal Terus jadi Pemain Inti
Piala Dunia 20 Juni 2026, 19:43
-
Turki Gagal Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 17:40
-
Man of the Match Turki vs Paraguay: Matias Galarza
Piala Dunia 20 Juni 2026, 15:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28








