Masalah Baru Buat Barcelona: Quique Setien Siap Tempuh Jalur Hukum
Yaumil Azis | 18 September 2020 04:18
Bola.net - Cobaan seolah tak henti-hentinya menimpa klub raksasa Spanyol, Barcelona. Kali ini, klub berjuluk Blaugrana tersebut harus siap berhadapan dengan mantan pelatihnya, Quique Setien, di meja hijau.
Barcelona mengangkat Setien sebagai pelatih pada bulan Januari lalu untuk menggantikan Ernesto Valverde yang dipecat. Delapan bulan berselang, giliran eks pelatih Real Betis itu yang didepak dari kursi kepelatihan.
Setien dianggap sebagai dalang atas merosotnya prestasi Barcelona musim ini. Ya, selain gagal mempertahankan gelar La Liga yang berhasil direbut Real Madrid, Lionel Messi dkk juga tersingkir secara memalukan dari ajang Liga Champions.
Barcelona tersingkir di tangan raksasa Jerman, Bayern Munchen, yang kemudian berhasil melaju sampai ke babak final dan menjuarai kompetisi tersebut. Tidak tanggung-tanggung, Barcelona digasak dengan skor telak 2-8.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Setien Perkarakan Barcelona
Setien telah resmi dipecat sejak bulan Agustus lalu. Namun sampai sekarang, pria berusia 61 tahun tersebut belum juga mendapatkan surat pemecatan sampai tanggal 16 September kemarin waktu setempat.
Setien tidak sendiri. Eder Sarabia, Jon Pascua, dan Fran Soto awalnya dijanjikan akan mendapatkan posisi baru di dalam klub yang belum dijabat oleh ketiganya sampai sekarang.
Laporan dari AS mengatakan bahwa Setien berniat mengklaim uang yang sebenarnya bisa ia dapatkan pada musim 2020/21. Jumlahnya pun terbilang cukup besar, yakni senilai empat juta euro.
"Setelah sebulan direksi FC Barcelona diam, dan setelah beragam permintaan dari kami, baru kemarij kami akhirnya menerima komunikasi resmi pertama, melalui burofax. Komunikasi ini mengungkapkan maksud yang jelas dari arahan tersebut untuk tidak mematuhi kontrak kerja mereka tertanggal 14/1/2020," begitu bunyi pernyataan resmi yang diunggah di akun media sosial Setien.
Lanjutan Pernyataan Setien
"Dalam kasus saya, Quique Setien, sudah diketahui secara umum bahwa pada 17 Agustus, baik klub maupun presiden mengumumkan pemecatan saya. Namun baru kemarin, 16 September (sebulan kemudian) mereka mengirim, untuk pertama kalinya, komunikasi tertulis pemecatan tersebut (tanpa penyelesaian apa pun)."
"Terkait staf pelatih lainnya, mereka memberi tahu kami, juga kemarin, yang mengejutkan kami, tentang 'relokasi di masa depan' di dalam klub."
"Untuk semua alasan di atas, kami terpaksa menyerahkan penyelesaian konflik ke tangan pengacara kami, dengan keharusan menyerahkan dokumen tindakan hukum terkait. Dan ini, untuk melindungi hak kami dan apa yang sudah disepakati dengan FC Barcelona," tutup pernyataan itu.
Sekarang kursi kepelatihan diduduki oleh mantan nahkoda Timnas Belanda, Ronald Koeman. Pria berusia 57 tahun itu sedang mempersiapkan timnya untuk menghadapi Elche dalam laga Joan Gamper Trophy, Minggu (20/9/2020).
(Goal International)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59












