Mascherano: Barcelona Ubah Segalanya
Editor Bolanet | 18 Desember 2014 11:56
- Javier Mascherano mengaku bahwa sudah banyak mengubah dirinya dalam segala aspek, semenjak bergabung dengan kubu Camp Nou dari di tahun 2010 silam.
Mascherano menjelaskan bahwa ia sejatinya hampir bergabung dengan Inter Milan untuk mengikuti jejak mantan bosnya, Rafael Benitez. Namun pada akhirnya, Jefecito lebih memilih Blaugrana.
Barcelona merupakan salah satu klub terbaik di dunia dan saat itu tim tengah berada di masa terbaik mereka. Saya tahu tidak akan mudah untuk bermain di sana, namun saya bertekad untuk datang. Kompetisi selalu terjadi dalam aspek internal maupun eksternal. Setiap hari anda selalu menghadapi semacam ujian, namun itulah yang membuat anda terus bekerja keras, tutur Mascherano pada Sport.
Salah satu momen terbaik Mascherano ketika berada di Barcelona adalah saat ia bermain di final Liga Champions yang digelar di Wembley.
Sejujurnya, saya tidak menyangka bakal bermain. Saya amat terkejut ketika Pep memberi tahu susunan tim kami. Akhirnya saya bisa mencapai impian yang tidak bisa saya raih kala berada di Liverpool. Datang ke sini telah mengubah saya dalam segala hal. Saya bahkan tak tahu jika saya bisa bermain sebagai seorang bek sebelumnya, pungkasnya. [initial]
Mascherano menjelaskan bahwa ia sejatinya hampir bergabung dengan Inter Milan untuk mengikuti jejak mantan bosnya, Rafael Benitez. Namun pada akhirnya, Jefecito lebih memilih Blaugrana.
Barcelona merupakan salah satu klub terbaik di dunia dan saat itu tim tengah berada di masa terbaik mereka. Saya tahu tidak akan mudah untuk bermain di sana, namun saya bertekad untuk datang. Kompetisi selalu terjadi dalam aspek internal maupun eksternal. Setiap hari anda selalu menghadapi semacam ujian, namun itulah yang membuat anda terus bekerja keras, tutur Mascherano pada Sport.
Salah satu momen terbaik Mascherano ketika berada di Barcelona adalah saat ia bermain di final Liga Champions yang digelar di Wembley.
Sejujurnya, saya tidak menyangka bakal bermain. Saya amat terkejut ketika Pep memberi tahu susunan tim kami. Akhirnya saya bisa mencapai impian yang tidak bisa saya raih kala berada di Liverpool. Datang ke sini telah mengubah saya dalam segala hal. Saya bahkan tak tahu jika saya bisa bermain sebagai seorang bek sebelumnya, pungkasnya. [initial]
(spo/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST UPDATE
-
Habis Diobok-obok, Manchester United Ingin Bajak Super Star Como Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:32
-
Kabar Baik untuk MU! Satu Pemain Lagi Pulih dari Cedera
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:21
-
Duh! MU Tanpa Benjamin Sesko Hingga Tahun 2027
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:11
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Pemain Kunci Chelsea Ini Cedera di Kandang Liverpool
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:49
-
Liverpool Singkirkan Chelsea di Carabao Cup, Andoni Iraola Full Senyum
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:40
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



