Mencoreng Barcelona, Ini 6 Fakta yang Perlu Diketahui Tentang Barcagate
Aga Deta | 2 Maret 2021 11:23
Bola.net - Kabar mengejutkan datang dari Barcelona. Sang mantan presiden, Josep Maria Bartomeu, ditangkap polisi setempat karena terkait dengan skandal yang disebut Barcagate.
RAC1 melaporkan bahwa Bartomeu, CEO klub Oscar Grau dan Roman Gomez Pontí, kepala layanan hukum serta mantan penasihat Jaume Masferrer juga ditahan oleh polisi. Itu dilakukan setelah kepolisan Catalonia melakukan penggeledahan kantor Barcelona pada saat bersamaan.
Jurnalis kondang asal Spanyol, Guillem Balague melaporkan bahwa keempat pria itu telah ditangkap karena dicurigai melakukan 'kecurangan administrasi, korupsi antara individu, dan pencucian uang'.
Berita tersebut menyusul laporan sebelumnya, juga pada hari yang sama, bahwa polisi berada di Barcelona untuk menggeledah kantor klub.
Apa sebenarnya Barcagate itu, dan mengapa skandal ini bisa membuat nama Barcelona sangat tercoreng?
Apa Itu Barcagate?
Barcagate adalah istilah yang dikemukakan media lokal Spanyol karena skandal pencucian uang dan usaha Barcelona 'mempercantik' citra klub. Seperti disebutkan di atas, manajemen klub menyewa vendor bernama I3 Ventures yang bertugas menggiring opini publik sepak bola.
Mereka menggunakan buzzer untuk menyerang semua pihak, bahkan sampai pemain-pemain Barcelona, jika tidak sepaham dengan kebijakan klub yang kala itu dipegang oleh Bartomeu.
Bartomeu akhirnya mengundurkan diri pada Oktober 2020 bersama dengan dewan direksi setelah lebih dari 20.000 anggota klub menandatangani pakta untuk mengeluarkannya dan menyerukan mosi tidak percaya.
Kapan Skandal Ini Menyeruak?
Pada 17 Februari 2020, Cadena SER mengungkapkan bahwa Barcelona telah mengontrak I3 Ventures sejak akhir tahun 2017. Diberitakan bahwa perusahaan milik Carlos Ibanez ini menggunakan setidaknya enam akun Facebook berbeda untuk meremehkan sosok Barcelona yang tidak selaras dengan Bartomeu.
Pemain seperti Lionel Messi dan Gerard Pique termasuk di antara mereka yang akan dikritik.
"Sejujurnya, saya tidak suka melakukan hal semacam ini, tapi saya pikir setiap orang harus bertanggung jawab atas peran mereka dan mengambil tanggung jawab atas keputusan mereka," tulis Messi di Instagram story.
"Kami (pemain) adalah yang pertama mengakui ketika kami tidak bermain bagus. Mereka yang bertanggung jawab atas departemen olahraga juga harus dimintai pertanggungjawaban atas tanggung jawab mereka dan, di atas segalanya, atas keputusan mereka."
Apa Kejahatannya?
Otoritas hukum Catalonia dan Spanyol melihat kemungkinan kejahatan korupsi. Perputaran uang panas, tentunya, terkait dengan 'biaya layanan' buzzer tersebut.
Sebuah laporan dari unit investigasi kriminal kepolisian Catalan diserahkan kepada hakim Alejandra Gil Lima, dari pengadilan investigasi Barcelona ke-13.
Berdasarkan keterangan Marca, vendor-vendor yang disewa Barca menetapkan harga enam kali lipat dari biasanya, dan jika terbukti ada penyalahgunaan dana untuk kepentingan kampanye hitam tersebut, maka polisi punya cukup bukti untuk mempidanakan para tersangka yang terlibat.
Penyelewengan Dana Seperti Apa?
Menurut laporan tersebut, Barcelona membayar 1 juta euro per tahun kepada I3 Ventures untuk pemantauan media sosial dan promosi media sosial untuk Bartomeu dan dewan direksi.
Pembayaran tersebut diduga dilakukan melalui berbagai faktur yang melewati departemen berbeda dan selalu di bawah 200.000 euro, yang berarti tidak perlu disetujui oleh dewan (karena nilainya kecil, hanya seperlima dari harga yang seharusnya).
Kemudian terungkap berbagai perusahaan yang menerima pembayaran tersebut. Mereka adalah NSG Social Science Ventures SL, Tantra Soft SA, Digital Side SA, Big Data Solutions SA dan Futuric SA, selain I3 Ventures. Semuanya terkait dengan Carlos Ibanez.
Pernyataan Direksi Barcelona?
Pada saat itu, Barcelona merilis pernyataan resmi yang membantah laporan tersebut.
Mereka mengakui bahwa I3 Ventures adalah "penyedia layanan untuk klub", tetapi tidak ada hubungan dengan akun yang mem-posting propaganda.
Apa yang Dicari Kepolisan Catalonia di Kantor Barcelona?
Media independen Spanyol, Cadena SER, menerbitkan dokumen 36 halaman yang mereka klaim sebagai bukti hubungan Barcelona dengan I3 Ventures.
Kepolisian Catalonia kembali ke Camp Nou pada Senin (1/3/2021) waktu setempat, tapi itu bukan pertama kalinya mereka menggeledah kantor klub.
Mereka juga melakukannya musim panas lalu, mencari dokumentasi terkait skandal Barcagate ini. Saat itu tidak ditemukan cukup bukti.
Penggeledahan kali ini dimaksudkan untuk mendapatkan semua dokumen yang berisi kerjasama antara Barcelona dengan I3 Ventures yang dicurigai terdapat pelanggaran pidana.
Sumber: Marca
Disadur dari: Bola.com/Penulis Gregah Nurikhsani
Published: 5 Maret 2021
Baca Juga:
AC Milan Incar Georginio Wijnaldum, Ini 3 Gelandang Belanda yang Pernah Membela Rossoneri
3 Alasan Julian Nagelsmann Cocok Gantikan Jose Mourinho di Tottenham
Ditaksir MU, Ini Perbandingan Pau Torres Versus 3 Bek Tengah Setan Merah
Bukan Cuma Messi & Ronaldo, 5 Pemain Ini Juga Pantas Raih Ballon d'Or 2021
5 Target Transfer Manchester United di Musim Panas 2021, Nomor 1 Erling Haaland
6 Pemain yang Gagal Direkrut MU dan Para Penggantinya: Ronaldinho Kandas, Dapat Ronaldo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 6 September 2026
Liga Spanyol 5 September 2026, 13:03
-
Jose Mourinho Kecewa: Betis Mencari Imbang, Malah Dapat Jackpot
Liga Spanyol 5 September 2026, 11:00
-
6 Pemain Real Madrid yang Tampil Buruk saat Kalah dari Betis
Liga Spanyol 5 September 2026, 10:51
-
Real Madrid Kalah dari Betis, Mourinho Bingung
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:52
-
Rating Pemain Real Madrid saat Tersungkur di Markas Real Betis: Sebuah Kontradiksi
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


