Mendilibar Keluhkan Aturan Handball di La Liga
Editor Bolanet | 29 Januari 2013 03:43
- Pelatih Jose Luis Mendilibar mengaku kecewa terhadap wasit setelah timnya tumbang 1-5 di tangan . Mendilibar mengeluhkan aturan handball di La Liga, yang menurutnya tidak jelas.
Dalam laga jornada 21 di Camp Nou itu, Senin (28/1), pemain Osasuna Alejandro Arribas mendapatkan dua kartu kuning, yang semuanya diakibatkan handball. Mendilibar juga diusir dalam laga tersebut setelah melakukan protes terhadap keputusan wasit yang memberi Arribas kartu merah.
Kriteria handball yang pantas dikartu dan yang dianggap tidak sengaja akan selalu menjadi kontroversi, tutur Mendilibar seperti dikutip Football Espana.
Wasit satu mungkin mengambil keputusan yang tidak sama dengan wasit lainnya, tapi bisa juga satu wasit yang sama bersikap berbeda dari satu pertandingan ke pertandingan lain, imbuhnya.
Mendilibar lantas berbicara tentang pengusiran yang diterimanya akibat protes yang dinilai berlebihan oleh wasit. Saya hanya mengatakan apa yang saya lihat pada ofisial keempat dan saya diancam akan dikeluarkan, terangnya.
Wasit meminta kami tenang, padahal mereka sendiri tidak bisa diam, kecam Mendilibar.
Mendilibar memang kecewa dengan kartu merah dan hukuman penalti yang didapat timnya saat kedudukan 1-1 itu, tapi dia menilai keadaan takkan jauh berbeda untuk Osasuna meski yang terjadi adalah sebaliknya. Barcelona sama sekali tidak gugup, dan seperti itulah permainan mereka, katanya.
Mereka mungkin bisa memastikan kemenangan dengan gol kedua atau ketiga, tapi akibat kartu merah dan penalti, pertandingan sudah berakhir. Itu sungguh disayangkan, pungkas sang pelatih. (foes/gia)
Dalam laga jornada 21 di Camp Nou itu, Senin (28/1), pemain Osasuna Alejandro Arribas mendapatkan dua kartu kuning, yang semuanya diakibatkan handball. Mendilibar juga diusir dalam laga tersebut setelah melakukan protes terhadap keputusan wasit yang memberi Arribas kartu merah.
Kriteria handball yang pantas dikartu dan yang dianggap tidak sengaja akan selalu menjadi kontroversi, tutur Mendilibar seperti dikutip Football Espana.
Wasit satu mungkin mengambil keputusan yang tidak sama dengan wasit lainnya, tapi bisa juga satu wasit yang sama bersikap berbeda dari satu pertandingan ke pertandingan lain, imbuhnya.
Mendilibar lantas berbicara tentang pengusiran yang diterimanya akibat protes yang dinilai berlebihan oleh wasit. Saya hanya mengatakan apa yang saya lihat pada ofisial keempat dan saya diancam akan dikeluarkan, terangnya.
Wasit meminta kami tenang, padahal mereka sendiri tidak bisa diam, kecam Mendilibar.
Mendilibar memang kecewa dengan kartu merah dan hukuman penalti yang didapat timnya saat kedudukan 1-1 itu, tapi dia menilai keadaan takkan jauh berbeda untuk Osasuna meski yang terjadi adalah sebaliknya. Barcelona sama sekali tidak gugup, dan seperti itulah permainan mereka, katanya.
Mereka mungkin bisa memastikan kemenangan dengan gol kedua atau ketiga, tapi akibat kartu merah dan penalti, pertandingan sudah berakhir. Itu sungguh disayangkan, pungkas sang pelatih. (foes/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















