Menebak Rencana Baru Quique Setien di Barcelona: 5 Pergantian dan Luis Suarez
Asad Arifin | 13 Mei 2020 15:03
Bola.net - Quique Setien bakal dihadapkan pada tantangan baru andai La Liga musim 2019/2020 dilanjutkan. Dia harus mengusung rencana baru untuk Barcelona, dengan lima pergantian pemain dan kembalinya Luis Suarez.
Kemungkinan La Liga musim 2019/2020 dilanjutkan memang belum bisa dipastikan. Namun, pertanda La Liga bakal menyusul jejak Bundesliga mulai nampak.
Klub-klub La Liga sudah telah memulai sesi latihan. Real Madrid dan Barcelona sudah menggelar latihan awal pekan ini. Latihan digelar dengan protokol kesehatan yang ketat dan tidak ada kotak fisik.
Presiden La Liga, Javier Tebas, berharap bisa mulai melanjutkan musim 2019/20 pada 12 Juni mendatang. "Tapi harus bijaksana dan ini tidak hanya soal sepak bola, ini juga tergantung pada masyarakat," tegas Tebas kepada Movistar.
Kembalinya Luis Suarez
Quique Setien sudah memainkan 11 laga sebagai pelatih Barcelona. Pelatih 61 tahun belum menunjukkan performa yang solid, baik dari sisi hasil maupun cara bermain. Los Cules masih belum konsisten.
Barcelona sempat memakai formasi 3-1-4-2 pada awal karirnya sebagai pelatih Barcelona, tetapi tidak bekerja dengan baik. Quique Setien lantas melanjutkan formasi 4-3-3 yang dipakai Ernesto Valverde sejak awal musim.
Barcelona tampil lebih bagus dengan 4-3-3, tetapi apakah ini sesuai dengan ide Quique Setien?
Satu kabar baik datang untuk Barcelona. Luis Suarez kembali berlatih. Awalnya, pemain asal Uruguay diprediksi tidak bisa bermain lagi pada sisa laga musim 2019/2020. Tetapi, penundaan liga membuat peluangnya bermain sangat besar.
Luis Suarez diyakini bakal menjadi pemain inti. Luis Suarez bisa meringankan beban Lionel Messi sebagai pencetak gol. Secara teknis, karakter Luis Suarez juga cocok dengan Quique Setien yang menyukai penyerang dengan mobilitas tinggi.
Trio Antonie Griezmann, Luis Suarez, dan Lionel Messi bakal terwujud.
5 Pergantian Pemain
Satu hal lain yang harus dipikirkan Quique Setien adalah aturan baru lima pergantian pemain. Aturan bisa menjadi pisau bermata dua bagi Quique Setien. Sebab, dia -juga pelatih lain- biasa dengan tiga pergantian.
Pada satu sisi, lima pergantian bisa menghemat tenaga pemain yang belum 100 persen bugar saat musim kembali dimulai. Namun, pada sisi lainnya, terlalu banyak mengganti pemain bisa merusak ritme yang sudah dibangun.
Pemain yang pengganti belum tentu mampu beradaptasi dengan cepat. Situasi itu bisa merusak kontinuitas dan koneksi antar pemain. Jelas ini bukan situasi yang mudah untuk Quique Setien dan para pemain Barcelona.
Sesi 'Pramusim' yang Rumit
Quique Setien menyadari bahwa tugas yang diembannya bakal lebih sulit. Jadwal pertandingan bakal lebih padat. Para pemain tidak dalam kondisi 100 persen bugar. Quique Setien pun tidak bisa meracik taktik dengan maksimal.
"Ini seperti sesi pramusim untuk beberapa hari," ucap Quique Setien dikutip dari AS.
"Bakal ada hal ada yang tidak terduga. Pada pramusim, teman-teman [asisten pelatih] datang untuk membantu dengan aspek taktis. Tetapi kita tidak lagi bisa saling bertemu," kata Quique Setien.
"Kita harus menjaga jarak. Kita dapat melakukannya di luar atau kita dapat bertemu di bioskop di mana kami dapat memproyeksikan video atau pemain tidak akan melihat hal-hal yang telah kami siapkan untuk mereka," tutup Quique Setien.
Sumber: AS
Baca Ini Juga:
Antara Ronaldo atau Messi, Siapa yang Dipilih Jurgen Klopp?
4 Laga yang Kerap Dituduh Diwarnai Pengaturan Skor, Melibatkan Barcelona dan Real Madrid
Dari Messi Hingga Puyol, Ini Starting XI Terbaik Mantan Rekan Ronaldinho
De Boer: Frenkie De Jong Bisa Jadi Suksesor Sergio Busquets di Barcelona
Karena Messi, Lautaro Hanya Ingin ke Barcelona Jika Tinggalkan Inter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




