Mengapa Lionel Messi Ingin Tinggalkan Barcelona? Simak 7 Alasan Berikut Ini
Asad Arifin | 1 September 2020 09:43
Bola.net - Lionel Messi dan Barcelona belum juga mencapai titik temu. Pihak La Pulga ngotot ingin meninggalkan klub yang sudah dibelanya untuk waktu yang lama itu. Apa alasannya?
Lionel Messi telah mengobarkan perang dengan Barca, caranya dengan mangkir dari latihan perdana pramusim Barcelona, Senin (31/9/2020). Sehari sebelumnya ia juga tidak menghadiri tes Covid-19 yang digelar sebelum para pemain kembali berlatih.
Rumor yang santer beredar Messi sudah bulat ingin pergi, dengan Manchester City disebut sebagai destinasi barunya. Messi ingin bereuni dengan mantan pelatihnya, Pep Guardiola.
Namun, Barcelona enggan melepas sang pemain begitu saja. Menurut kabar yang beredar, Barcelona hanya mau bertemu dengan La Pulga jika agendanya membahas kontrak baru. Selain itu, petinggi Blaugrana menutup pintu negosiasi.
Apa sebenarnya yang membuat Lionel Messi bulat ingin meninggalkan Camp Nou? Berikut ini tujuh alasan yang ditengarai melecut Messi mencari petualangan baru dengan cara hengkang dari klub yang dibelanya sejak belia, seperti dilansir Marca.
Tujuh Alasan Lionel Messi Pindah dari Barcelona
1. Lionel Messi meyakini klausul pelepasan senilai 700 juta euro di kontraknya tidak lagi aktif. Alasannya dia merasa ada klausul di kontraknya yang menyebutkan di setiap akhir musim dirinya bisa pergi dari Barcelona sebelum 10 Juni. Meskipun ini sudah lewat dari tanggal itu, Messi menilai tanggal itu tidak lagi masalah karena kondisi kompetisi yang mundur akibat pandemi virus corona.
2. Presiden Barcelona, Josep Bartemou, dalam beberapa kali wawancara pernah mengatakan jika suatu saat Messi ingin pergi, maka dia bisa melakukannya.
3. Messi merasa proyek Barcelona tidak ambisius. Masa depan yang sedang dibangun Barca tak membuat Messi yakin.
Alasan Lionel Messi Pindah dari Barcelona
4. Messi tidak suka dengan cara Barca saat memecat Ernesto Valverde pada Januari 2020. Saat itu Direktur Olahraga Barcelona, Eric Abidal, mengklaim pemain Barcelona tidak bahagia dan tidak sepenuh hati bekerja di bawah Valverde. Itu sebabnya Barcelona memecatnya bulan lalu dan mengganti dengan Quique Setien. Komentar Abidal itu membuat Messi geram. Pemain asal Argentina itu menilai petinggi klub juga berperan dalam pemecatan Valverde.
5. Sepanjang musim ini, hubungan Messi dengan beberapa petinggi dan staf klub tidak terlalu harmonis. Bahkan, banyak pihak di Barca yang mengetahui Messi ingin pergi sejak Juli 2020.
6. Messi merasa pendapatnya tidak lagi didengarkan oleh petinggi Barcelona. Salah satunya saat Messi mengusulkan supaya Barca lebih peduli dengan para pemain junior. Dia merasa saran tersebut dianggap angin lalu.
7. Dia berpikir akhir dari siklus telah tiba di Barca. Pendapatnya sama dengan Gerard Piqué. Messi dinilai sudah menyelesaikan satu pentas sebagai pemain Barca. Dia ingin memberi jalan bagi generasi baru.
Sumber: Marca
Disadur dari Bola.com (Yus Mei Sawitri, 1 September 2020)
Baca Ini Juga:
- Diskusi Masa Depan Leo Messi: Dua Kepentingan Berbeda, Sama-Sama Merasa Benar
- 4 Kali Real Madrid Juara La Liga Saat Barcelona Sedang 'Sakit'
- Waduh! Lionel Messi Sudah Tidak Merasa Pemain Barcelona Lagi
- Jadwal El Clasico Dirilis, Netizen: Nggak Seru Tanpa Messi dan Ronaldo!
- Neymar Bertahan di PSG, Netizen: Gara-Gara Messi Cabut dari Barcelona kan?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



