Mengoptimalkan Kualitas Permainan Lamine Yamal
Gia Yuda Pradana | 17 Agustus 2026 08:52
Bola.net - Hansi Flick berencana mengoptimalkan kualitas permainan Lamine Yamal dengan memberinya peran lebih sentral di Barcelona pada musim 2026/27. Pemain Timnas Spanyol berusia 19 tahun itu diproyeksikan tidak hanya sebagai winger kanan, tetapi juga sebagai No. 10.
Lamine Yamal telah menjadi wajah utama lini depan Barcelona sejak menembus tim utama pada usia 16 tahun. Berbekal kreativitas, kemampuan satu lawan satu, dan kaki kiri yang berbahaya, ia berpeluang mengambil peran lebih besar di area antarlini.
Langkah ini diambil untuk memperbesar pengaruh Lamine Yamal dalam fase menyerang. Rencana tersebut diharapkan memberi dimensi baru bagi serangan Barcelona pada musim terbaru.
Rencana Peran Sentral Musim 2026/27
Flick ingin Lamine Yamal lebih sering bermain di tengah sebagai gelandang serang agar dampaknya kian besar. Ia tidak lagi selalu menerima bola di dekat garis, melainkan lebih bebas mencari ruang di antara lini tengah dan pertahanan lawan.
Dari posisi tersebut, Lamine Yamal dapat lebih sering terlibat dalam kombinasi, sekaligus menerima bola di sekitar kotak penalti. Barcelona juga telah mengujinya sebagai false nine dalam sesi latihan pramusim untuk menghadapi situasi ketika tim membutuhkan alternatif di lini depan.
Menurut Jota Jordi, staf kepelatihan Barcelona telah mengetes Lamine Yamal di sejumlah posisi sentral. Perubahan ini diperkirakan membuat lawan lebih sulit membaca pergerakan pemain muda tersebut.
Opsi Taktis Barcelona di Sisi Sayap
Perubahan struktur serangan pada musim panas membuka peluang Lamine Yamal bergerak ke tengah. Kehadiran Anthony Gordon dan Karim Adeyemi menghadirkan kecepatan serta lebar permainan dari sisi sayap.
Dani Olmo dan Fermin Lopez juga mampu bermain sebagai No. 10 sehingga Lamine Yamal tetap memiliki kebebasan kembali ke posisi favoritnya di kanan. Fleksibilitas ini memberi Flick variasi untuk membuat pola serangan Barcelona lebih sulit diprediksi.
Lamine Yamal juga bisa memulai sebagai winger kanan lalu mengisi area tengah saat penguasaan bola. Pada saat yang sama, Eric Garcia atau Xavi Espart dapat menjaga lebar permainan di sisi kanan.
Tahap Perkembangan dan Peluang Adaptasi
Barcelona tidak cukup hanya meminta Lamine Yamal menambah gol dan assist dari area yang sama setiap musim. Dengan kecerdasan taktik yang dimiliki, ia memiliki banyak cara untuk memberi pengaruh lebih besar terhadap permainan.
Selama di sayap, Lamine Yamal sudah kerap menarik perhatian beberapa pemain bertahan. Jika lebih sering masuk ke area tengah, pergerakannya bisa menyulitkan penjagaan ganda sekaligus memberinya akses lebih dekat ke gawang.
Perubahan peran ini mengingatkan pada cara Lionel Messi menemukan ruang di antara lini sepanjang kariernya. Namun, Barcelona tentu tidak bisa mengharapkan Lamine Yamal memiliki pemahaman permainan seperti Messi pada usia 19 tahun.
Flick tetap memiliki kesempatan membentuk Lamine Yamal melalui berbagai peran sesuai kebutuhan pertandingan. Jika mampu beradaptasi dengan kebebasan taktis tersebut, Lamine Yamal berpeluang memasuki tahap baru dalam perkembangannya bersama Barcelona.
Sumber: Barca Universal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
LATEST UPDATE
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



