Messi Nyaris Bergabung Espanyol Pada Tahun 2005 Silam
Asad Arifin | 2 Oktober 2018 15:20
- Manajer Tottenham, Mauricio Pochettino, mengungkap sebuah cerita tentang Lionel Messi yang terjadi pada tahun 2005 silam. Menurut Pochettino, pada tahun tersebut Messi hampir saja bergabung dengan klub Espanyol.
Messi mulai menjejakkan kakinya di Eropa pada tahun 2000. Ketika itu, ada beberapa klub yang sempat mendekati dan melihat bakat Messi. Namun, pemain asal Argentina kemudian bergabung dengan Barca dan masih bertahan hingga sekarang.
Meskipun dalam beberapa musim terakhir sempat disebut bakal pindah dari Barcelona, Messi nyatanya hingga kini masih bertahan di klub yang bermarkas di Camp Nou. Messi belum tergoda untuk pindah ke klub lain di Eropa.
Namun, ada beberapa kisah yang menyebut Messi nyaris pindah dari Barca di masa lalu. Termasuk ke Arsenal. Dan, Pochettino kini mengungkap cerita Messi hendak gabung dengan Espanyol, klub asal Catalan selain Barca.
Hampir Gabung Espanyol
Pada tahun 2005, Pochettino masih aktif sebagai pemain dan membela Espanyol. Pria asal Argentina mengaku mendapat kabar Messi akan bergabung dengan timnya. Tapi kemudian pelatih Fabio Capello melarang Barca untuk melepas Messi ke klub lain.
"Messi datang saat berusia 13 tahun, dia dari Argentina ke Barcelona. Kemdian saya dengar dia hampir bergabung ke Espanyol, sangat dekat. Musim itu Barca bermain lawan Juventus di Piala Johan Gamper, pelatihnya Fabio Capello," buka Pochettino.
"Karena dia sangat fantastis di Joan Gamper, Capello memujinya dan dan setelah itu mereka mengubah keputusan untuk tetap mempertahankan Messi di Barcelona," kenang sosok yang juga pernah melatih Espanyol tersebut.
Tertarik Latih Messi
Jika sejarah bisa diulang, maka Pochettino ingin Messi tidak bermain di Joan Gamper agar Capello tidak memberikan pujian dan Barca tak mempertahankan dirinya. Jika Messi bermain di Espanyol, maka Pochettino akan dengan senang hati melatihnya.
"Jadi, jika Anda melihat kembali sejarah yang terjadi, jika dia tidak bermain di Joan Gamper pada musim panas itu, mungkin hari ini dia menjadi bintang bisa di Espanyol dan mungkin Espanyol jadi seperti Barcelona."
"Kami akan jadi rekan satu tim, dan mungkin saya juga tetap berada di sana untuk melatih Messi," tutup Pochettino.
Ayo Berbuat Baik!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST UPDATE
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








