Mourinho Kalah Melawan Marca
Editor Bolanet | 31 Oktober 2013 22:22
- Meski sudah pindah ke Inggris, Jose Mourinho nampaknya masih meninggalkan masalah di Spanyol. Mourinho baru saja kalah dalam persidangan kasus fitnah di pengadilan Madrid. Mourinho memang menuntut wartawan Marca Roberto Palomar yang menyebutnya 'pengemudi tabrak lari'.
Artikel Palomar yang diterbitkan pada 17 September 2012 di Marca tak bisa diterima dengan baik oleh Mourinho. Pasalnya, Palomar menyebut Mou sebagai sosok yang suka membuat masalah lalu pergi tanpa menyelesaikan masalah itu.
Mourinho kemudian meminta para pengacaranya untuk menuntut Marca dengan tuduhan pencemaran nama baik. Mou menuntut permintaan maaf dari Marca serta uang ganti rugi senilai 15 ribu euro. Uang itu rencananya akan disumbangkan kepada klub Canillas.
Hakim Sagrario Arroyo Garcia menolak tuntutan Mou itu dengan dasar 'hukum harus melindungi kebebasan informasi dan berpendapat terdakwa'. Tuntutan Mou ditolak.
Pada musim terakhirnya di Real Madrid, Mou memang sering menjadi bulan-bulanan media setempat. Ia lebih sering mengirim asistennya, Aitor Karanka, untuk menemui wartawan.
Marca sendiri seolah mengobarkan perang kepada Mourinho. Mereka berkali-kali mengabarkan perpecahan di Madrid, termasuk rumor pemberontakan para pemain senior klub. Mourinho sempat membalasnya dengan memanggil khusus wartawan Marca untuk dimaki di Santiago Bernabeu. (espn/hsw)
Artikel Palomar yang diterbitkan pada 17 September 2012 di Marca tak bisa diterima dengan baik oleh Mourinho. Pasalnya, Palomar menyebut Mou sebagai sosok yang suka membuat masalah lalu pergi tanpa menyelesaikan masalah itu.
Mourinho kemudian meminta para pengacaranya untuk menuntut Marca dengan tuduhan pencemaran nama baik. Mou menuntut permintaan maaf dari Marca serta uang ganti rugi senilai 15 ribu euro. Uang itu rencananya akan disumbangkan kepada klub Canillas.
Hakim Sagrario Arroyo Garcia menolak tuntutan Mou itu dengan dasar 'hukum harus melindungi kebebasan informasi dan berpendapat terdakwa'. Tuntutan Mou ditolak.
Pada musim terakhirnya di Real Madrid, Mou memang sering menjadi bulan-bulanan media setempat. Ia lebih sering mengirim asistennya, Aitor Karanka, untuk menemui wartawan.
Marca sendiri seolah mengobarkan perang kepada Mourinho. Mereka berkali-kali mengabarkan perpecahan di Madrid, termasuk rumor pemberontakan para pemain senior klub. Mourinho sempat membalasnya dengan memanggil khusus wartawan Marca untuk dimaki di Santiago Bernabeu. (espn/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xabi Alonso Pastikan Enzo Fernandez Tetap Bertahan di Chelsea
Liga Inggris 14 Juli 2026, 16:00
-
Prancis vs Spanyol: Rekor Pertemuan Mbappe vs Yamal
Piala Dunia 13 Juli 2026, 14:43
-
Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 12 Juli 2026, 00:07
-
Jose Mourinho Blokir Kepindahan Federico Valverde ke Manchester United
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










