Mourinho: Media Spanyol Terlalu Drama
Editor Bolanet | 2 Juni 2013 23:10
- The Special One; Jose Mourinho kembali mengkritik kredibilitas media-media yang terlalu membesar-besarkan kekalahan di era Sepakbola modern.
Sebagian orang menilai bahwa Mourinho telah gagal di Real Madrid. Namun, sisanya menilai pelatih asal itu sukses meruntuhkan dominasi Barcelona FC di El Clasico. Setidaknya dalam tiga tahun, ia sanggup memberikan tiga gelar bagi Los Blancos.
Sayangnya media Negeri Matador punya asumsi lain mengenai kegagalan dan tentunya Mourinho. Hal itu sebenarnya sangat disayangkan oleh pelatih berusia 50 tahun tersebut. Ia menuding media Spanyol terlalu drama saat menanggapi kekalahan.
Media Spanyol terlalu mendramatisir kekalahan, untuk itulah saya enggan berbicara dengan mereka. Saya adalah pelatih berpengalaman, 20 titel juara telah saya dapatkan. Namun, saya juga menelan kekalahan dalam karir profesional sebagai pelatih, ujar Mourinho seperti dilansir Jornal de Noticias.
Di era sepakbola modern, kekalahan bukanlah suatu drama atau hal yang memalukan -- saya telah melatih selama tiga belas tahun. Saya memahami pekerjaan ini dan saya bertanggung jawab penuh atas apa yang terjadi, pungkasnya kesal.
Dalam laga pamungkasnya bersama Madrid, Mourinho sukses memberikan kemenangan untuk Cristiano Ronaldo dkk saat menghadapi Osasuna (02/06). Kini ia tengah menuju ke London guna meresmikan jabatannya sebagai pelatih .[initial]
(jdn/rdt)
Sebagian orang menilai bahwa Mourinho telah gagal di Real Madrid. Namun, sisanya menilai pelatih asal itu sukses meruntuhkan dominasi Barcelona FC di El Clasico. Setidaknya dalam tiga tahun, ia sanggup memberikan tiga gelar bagi Los Blancos.
Sayangnya media Negeri Matador punya asumsi lain mengenai kegagalan dan tentunya Mourinho. Hal itu sebenarnya sangat disayangkan oleh pelatih berusia 50 tahun tersebut. Ia menuding media Spanyol terlalu drama saat menanggapi kekalahan.
Media Spanyol terlalu mendramatisir kekalahan, untuk itulah saya enggan berbicara dengan mereka. Saya adalah pelatih berpengalaman, 20 titel juara telah saya dapatkan. Namun, saya juga menelan kekalahan dalam karir profesional sebagai pelatih, ujar Mourinho seperti dilansir Jornal de Noticias.
Di era sepakbola modern, kekalahan bukanlah suatu drama atau hal yang memalukan -- saya telah melatih selama tiga belas tahun. Saya memahami pekerjaan ini dan saya bertanggung jawab penuh atas apa yang terjadi, pungkasnya kesal.
Dalam laga pamungkasnya bersama Madrid, Mourinho sukses memberikan kemenangan untuk Cristiano Ronaldo dkk saat menghadapi Osasuna (02/06). Kini ia tengah menuju ke London guna meresmikan jabatannya sebagai pelatih .[initial]
(jdn/rdt)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:00
-
5 Pemain Tertua di Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Modric Masuk Daftar!
Piala Dunia 6 Juni 2026, 20:50
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















