Musim Siapa Lebih Baik, Ronald Koeman atau Zinedine Zidane?
Richard Andreas | 23 Mei 2021 10:00
Bola.net - La Liga 2020/21 resmi ditutup. Atletico Madrid jadi juara dengan layak setelah berjuang melewati bulan-bulan panjang. Di saat yang sama, ada Real Madrid dan Barcelona yang harus gigit jari.
Bertahun-tahun terakhir gelar La Liga didominasi Barca dan Madrid. Karena itu, perjuangan Atletico menghentikan dominasi dua raksasa itu patut diacungi jempol.
Ada banyak alasan mengapa Atletico layak jadi juara. Mereka punya skuad paling stabil, punya ketangguhan mental untuk bangkit, dan punya pemain penting seperti Luis Suarez.
Nah selain bicara soal keberhasilan Atletico, membahas situasi Madrid dan Barcelona juga tidak kalah menarik. Ada Zinedine Zidane di kursi pelatih Madrid dan Ronald Koeman di balik tim Barca.
Siapa yang menutup musim lebih baik di antara dua pelatih top ini?
Menilai musim Zidane
Zinedine Zidane menjalani musim yang sangat melelahkan di kursi pelatih Madrid. Bahkan, kini kabarnya Zidane memikirkan opsi hengkang dari Los Blancos.
Untuk pertama kalinya dalam 11 tahun, Madrid menutup musim tanpa gelar. Zidane hanya bisa membawa tim mencapai semifinal Liga Champions dan runner-up La Liga.
Meski begitu, gagal juara ini bukan berarti Zidane gagal total. Semifinal dan runner-up adalah torehan luar biasa mengingat betapa sulitnya situasi musim ini.
Zidane hampir tidak pernah menurunkan skuad terbaiknya karena hantaman badai cedera terus-menerus. Madrid selalu kehilangan pemain penting, entah di lini serang atau di lini belakang.
Menilai musim Koeman
Masalah Ronald Koeman tidak jauh berbeda dari Zidane. Karena konflik internal klub, Koeman tidak bisa mendapatkan pemain-pemain yang dia mau dan hanya bisa mengandalkan skuad sekadarnya.
Praktis Koeman hanya punya 11-12 pemain inti, sisanya adalah pemain cadangan yang tidak bisa diandalkan. Rotasi Barca hampir selalu jadi bencana.
Di tengah keterbatasan itu, Koeman masih bisa mempersembahkan trofi Copa del Rey. Setidaknya trofi ini bisa jadi pelipur lara untuk Barca.
Sayangnya, di Liga Champions dan La Liga, torehan Barca tidak bisa dibilang memuaskan.
Siapa lebih baik?
Setelah memahami situasi dan torehan Zidane dan Koeman di atas, lalu siapa yang lebih baik di antara keduanya?
Mengingat betapa sulitnya situasi kedua tim, Zidane dan Koeman bisa dibilang berada di level yang sama untuk musim ini. Mereka gagal menjuarai La Liga, tapi tidak sepenuhnya buruk.
Selain itu, yang lebih penting adalah bicara soal masa depan keduanya. Beberapa pekan terakhir muncul kabar bahwa Zidane akan meninggalkan Madrid dan Koeman akan dilepas Barcelona.
Jika benar demikian, siapa yang layak menggantikan keduanya?
Sumber: Marca, Bola
Baca ini juga ya!
- Pertama Kalinya dalam 11 Tahun, Real Madrid Tutup Musim Tanpa Gelar
- Luis Suarez, Penyesalan Terbesar Barcelona
- Luis Suarez Memberi Bukti Usia Hanya Soal Angka, Bukan Performa
- Tentang Marcos Llorente, Dari Akademi Real Madrid untuk Atletico Madrid
- Lihat Luis Suarez Juara di Atletico Madrid, Cules: Yang Penting Bukan Real Madrid yang Juara!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



