Pernyataan Presiden Real Madrid Soal Mbappe Bikin Kesal PSG (Lagi)
Yaumil Azis | 6 Oktober 2021 13:47
Bola.net - PSG, melalui Leonardo selaku direktur olahraga klub, kembali mengeluhkan kelakuan Real Madrid. Mereka menganggap raksasa Spanyol tersebut menunjukkan kurangnya rasa hormat dalam kasus Kylian Mbappe.
Sudah bukan rahasia lagi kalau Real Madrid menginginkan jasa Mbappe. Mereka sudah berusaha menggoda PSG pada bursa transfer musim panas kemarin dengan mahar yang sangat menggiurkan. Sayang, Les Parisien tidak bergeming.
PSG, bisa dibilang, cukup nekat. Real Madrid telah memberi penawaran hingga 200 juta euro untuk Mbappe yang memiliki sisa kontrak satu tahun di Parc des Princes. Kalau dibiarkan, PSG bisa kehilangan dirinya secara gratis.
Apalagi Mbappe diketahui telah mengekspresikan niatannya untuk meninggalkan Prancis. PSG bisa kehilangan uang dalam jumlah besar, mengingat mereka berinvestasi seharga 180 juta euro untuk peraih medali juara Piala Dunia 2018 tersebut.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Madrid Tidak Menghormati PSG
Dalam beberapa waktu terakhir, PSG telah berulang kali mencoba memberikan kontrak baru kepada Mbappe. Namun sampai sekarang, Mbappe tidak memberikan jawaban yang memuaskan.
Selama godaan dari Real Madrid datang, PSG akan kesulitan untuk meyakinkan Mbappe agar mau bertahan. Apalagi Real Madrid tidak malu untuk bicara terbuka soal ketertarikannya terhadap sang penyerang.
Baru-baru ini, Florentino Perez selaku presiden Real Madrid berbicara soal itu. Perkataan Perez sukses membuat PSG kesal, dan kembali melontarkan keluhannya lewat Leonardo.
"Ini adalah contoh lain dari kurangnya rasa hormat buat PSG dan juga buat Mbappe," tegas Leonardo ketika diwawancarai oleh L'Equipe.
Seolah-olah Mbappe Sudah Jadi Milik Madrid
Masalahnya, lanjut Leonardo, bukan cuma Florentino Perez saja yang berbicara soal ketertarikan Real Madrid terhadap Mbappe. Mulai dari pelatih dan pemainnya pun sudah ikut-ikutan memberikan komentar di hadapan publik.
"Faktanya, di pekan yang sama, pemain Real Madrid [Karim Benzema], lalu pelatih Real Madrid [Carlo Ancelotti] dan kini sang presiden berbicara soal Kylian seolah-olah dia sudah menjadi bagian dari mereka."
"Saya ulangi: Ini adalah bentuk dari kurangnya rasa hormat yang tidak bisa lagi kami tolerir," pungkas pria yang pernah menjadi bagian dari Inter Milan dan AC Milan tersebut.
Perez, beberapa waktu lalu, berkata seperti ini: "pada bulan Januari, kami akan mendengar kabar soal Mbappe. Harapannya semuanya bisa diselesaikan pada tanggal 1 Januari [2022]."
(L'Equipe via Marca)
Baca Juga:
'Bulan Madu' Usai, 7 Faktor yang Membuat Real Madrid Terpuruk Bersama Carlo Ancelotti
Most Valuable Squads: Duo Manchester memimpin, Madrid & PSG Bukan 5 Besar
Drama Kylian Mbappe-Real Madrid Capai Babak Final di Januari 2022?
Turun Gunung, Zinedine Zidane Bakal Latih PSG?
Saingi Real Madrid, Barcelona Siapkan Tawaran untuk Edinson Cavani
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xabi Alonso Pastikan Enzo Fernandez Tetap Bertahan di Chelsea
Liga Inggris 14 Juli 2026, 16:00
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
LATEST UPDATE
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











