Perseteruan Lama Jese dan Mourinho
Editor Bolanet | 25 Desember 2013 01:14
- Pada 26 September 2012, Real Madrid menghajar delapan gol tanpa balas dalam ajang Bernabeu Trophy. Dalam laga itu, Jose Mourinho menunjukkan niatan baik dengan menurunkan 11 pemain lulusan akademi dalam pertandingan.
Callejón, Adán, Morata, Nacho, Álex, Denis, Fabinho, Mosquera, Derik, Hermoso dan Jesús diberi kesempatan tampil. Ada satu nama yang bahkan tidak masuk skuat cadangan; Jese Rodriguez. Jese menyaksikan pertandingan itu dari rumah.
Menurut penelusuran Marca, dua bulan sebelum pertandingan itu, ternyata Jese dan Mourinho terlibat pertengkaran. Dalam tur pramusim ke Amerika Serikat, Jese menjadi satu-satunya pemain yang menjawab ketika terjadi perdebatan antara Mourinho dengan para pemain.
Mourinho memberikan hukuman saat itu juga. Jalan Jese ke tim utama tertutup selama Mou menangani Madrid. Mou yang awalnya memilih Jese untuk dipromosikan kemudian menggantikannya dengan Alvaro Morata.
Keputusan tersebut nyatanya malah berbalik menguntungkan Jese. Ia menjadi tombak utama Real Madrid Castilla sementara posisi Morata menggantung antara tim utama dan Castilla. Jese tampil dahsyat bagi tim muda Madrid tersebut.
Jese adalah pemain kelas dunia. Ia adalah tipe pemain yang hanya ada satu dalam setiap generasi. Ketika melihat Jese berlatih, Carlo Ancelotti bertanya mengapa Madrid menyembunyikan pemain berkualitas seperti Jese, jelas Alberto Toril, mantan pelatih Castilla. (mrc/hsw)
Callejón, Adán, Morata, Nacho, Álex, Denis, Fabinho, Mosquera, Derik, Hermoso dan Jesús diberi kesempatan tampil. Ada satu nama yang bahkan tidak masuk skuat cadangan; Jese Rodriguez. Jese menyaksikan pertandingan itu dari rumah.
Menurut penelusuran Marca, dua bulan sebelum pertandingan itu, ternyata Jese dan Mourinho terlibat pertengkaran. Dalam tur pramusim ke Amerika Serikat, Jese menjadi satu-satunya pemain yang menjawab ketika terjadi perdebatan antara Mourinho dengan para pemain.
Mourinho memberikan hukuman saat itu juga. Jalan Jese ke tim utama tertutup selama Mou menangani Madrid. Mou yang awalnya memilih Jese untuk dipromosikan kemudian menggantikannya dengan Alvaro Morata.
Keputusan tersebut nyatanya malah berbalik menguntungkan Jese. Ia menjadi tombak utama Real Madrid Castilla sementara posisi Morata menggantung antara tim utama dan Castilla. Jese tampil dahsyat bagi tim muda Madrid tersebut.
Jese adalah pemain kelas dunia. Ia adalah tipe pemain yang hanya ada satu dalam setiap generasi. Ketika melihat Jese berlatih, Carlo Ancelotti bertanya mengapa Madrid menyembunyikan pemain berkualitas seperti Jese, jelas Alberto Toril, mantan pelatih Castilla. (mrc/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xabi Alonso Pastikan Enzo Fernandez Tetap Bertahan di Chelsea
Liga Inggris 14 Juli 2026, 16:00
-
Prancis vs Spanyol: Rekor Pertemuan Mbappe vs Yamal
Piala Dunia 13 Juli 2026, 14:43
-
Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 12 Juli 2026, 00:07
-
Jose Mourinho Blokir Kepindahan Federico Valverde ke Manchester United
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










