Perubahan Gareth Bale, dari Pemain Inti Jadi Pemain Nomor Dua
Richard Andreas | 8 Februari 2019 10:00
Bola.net - - Perkembangan Real Madrid dalam beberapa bulan terakhir harus memakan korban. Los Blancos memang berhasil terlepas dari awan buruk yang menaungi mereka sejak awal musim 2018/19, tetapi beberapa pemain harus rela hanya jadi pemanas bangku cadangan.
Pelatih anyar Madrid, Santiago Solari terbukti sebagai pelatih tegas yang tak segan mencadangkan beberapa pemain hebat Madrid. Korban pertamanya adalah Isco, lalu Marcelo, dan kini Gareth Bale.
Kemenangan Madrid dalam beberapa pekan terakhir banyak dibantu oleh performa apik Vinicius Junior. Pemain 18 tahun ini mampu memikul beban tim yang ditinggalkan Gareth Bale lantaran cedera.
Terakhir, ketika Madrid bermain imbang 1-1 melawan Barcelona berberapa waktu lalu, Solari memilih Vinicius bermain sejak menit awal, dan Bale sebagai pengganti. Keputusan ini mengindikasikan bahwa Bale bukan lagi pemain inti. Menukil Marca, baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Bale Tak Lagi Inti
Didatangkan dengan mahar 100 juta euro, Bale diproyeksikan sebagai penerus Cristiano Ronaldo. Dia juga diharapkan mampu belajar banyak hal ketika mendapatkan kesempatan bermain di samping sang megabintang.
Meski demikian, yang terjadi justru sebaliknya. Ronaldo sudah pergi ke Juventus, yang artinya Bale diharapkan mampu meneruskan tugas Ronaldo. Namun, pemain Wales ini justru tetap jadi pemain nomor dua
Bale tidak mampu benar-benar jadi pemain kunci. Dia rentan cedera, performanya menurun. Bale memang masih rajin mencetak gol di momen penting, tapi kesempatan itu lebih sering datang ketika dia bermain dari bangku cadangan.
Tidak Meyakinkan

Di saat Bale, terpuruk, Vinicius mampu mengisi peran itu, dia jadi penentu kemenangan tim. Alhasil, mau tak mau Solari pasti lebih sering memercayai Vinicius meski Bale sebenarnya punya pengalaman lebih banyak.
Permainan Bale tidak bisa membuat Solari yakin. Bale berperan penting membantu Madrid meraih gelar juara Liga Champions 2017/18 dengan gol saltonya di partai final, tapi tetap saja dia bukanlah bintang utama.
Sebagai perbandingan, performa Bale ketika di Tottenham Hotspur masih jauh lebih baik. Dia selalu jadi pemain inti, selalu jadi pemain penting untuk Spurs. Peran itulah yang seharusnya mampu dilakukan Bale di Madrid.
Namun, keputusan Solari mencadangkan bale di El Clasico kemarin seakan-akan menegaskan minimnya kontribusi Bale bagi Madrid. Bale bukan lagi pemain inti.
Berita Video
Berita video 5 hal penting yang bisa menentukan Liverpool atau Manchester City yang menjadi juara Premier League 2018-2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














