Pilih Real Madrid Ketimbang Barcelona, Vinicius: Saya Ingin Bermain di Klub Terhebat
Yaumil Azis | 13 Maret 2020 01:30
Bola.net - Vinicius Junior mengaku sempat dihadapkan dengan pilihan yang dilematis pada tahun 2017 lalu. Kala itu, ia mendapatkan tawaran yang sama-sama menarik dari dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona.
Vinicius memulai karir sepak bolanya bersama salah satu klub ternama Brasil, Flamengo. Ia memulai aksinya di tahun 2017 dan bermain selama satu setengah musim, serta mencatatkan 69 penampilan di berbagai kompetisi.
Usianya masih sangat belia pada saat itu, namun potensinya membuat Flamengo jadi merasa punya kewajiban memainkan dirinya di kompetisi papan atas Brasil. Lantas aksinya berhasil memikat klub-klub raksasa Eropa.
Kesempatan untuk berkiprah di Eropa datang pada bulan Mei 2017. Ia direkrut oleh Real Madrid dengan angka transfer senilai 46 juta euro. Namun ia harus menunggu sampai berusia 18 tahun sehingga dirinya baru bergabung pada musim 2018/19.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Vinicius Memilih Real Madrid
Nama Vinicius semakin dikenali publik setelah tampil apik dalam sejumlah pertandingan untuk tim senior Real Madrid. Ia seolah menjadi oase dalam masa paceklik klub yang memiliki julukan Los Merengues tersebut.
Tetapi, perjalanan karirnya bisa saja berbeda. Pasalnya Madrid bukanlah satu-satunya tim yang meminati dirinya. Barcelona, yang merupakan rival bebuyutan Real Madrid, juga memberinya tawaran untuk berkiprah di Eropa pada tahun 2017 lalu.
"Tawaran itu datang setelah saya kembali dari Kejuaraan Amerika Selatan U-17 2017 di Chile. Sudah ada rumor di media, tapi saya tidak pernah mempercayainya," ujar Vinicius ke FourFourTwo.
"Akhirnya itu terjadi: Real Madrid dan Barcelona menyodorkan tawarannya di atas meja dan saya hanya punya waktu tiga hari untuk membuat keputusan. Saya selalu ingin bermain di klub terhebat, itulah mengapa saya memilih Real," lanjutnya.
Cocok dengan Real Madrid
Vinicius lebih tertarik dengan Real Madrid yang pada musim sebelumya meraih banyak kesuksesan. Seperti yang diketahui, mereka berhasil menjuarai ajang Liga Champions empat kali dalam lima musim sebelumnya.
Keyakinan Vinicius semakin menguat setelah mendapatkan restu dari orang tua untuk bermain bersama Karim Benzema dkk. Ia juga merasa cocok dengan proyek yang ditawarkan Madrid ke dirinya saat itu.
"Orang tua saya mengunjungi kedua klub dan saya menjadi lebih suka kepada mereka. Mereka cocok dengan apa yang sudah saya inginkan, dan saya merasa proyek mereka lebih baik untuk saya," tambahnya.
"Mereka memberikan menit bermain yang banyak kepada pemain muda, seperti saya, dan melewati periode kesuksesan yang luar biasa di Liga Champions sebelumnya."
Beban Berat
Publik mungkin bisa memaklumi kalau Vinicius membutuhkan waktu untuk beradaptasi di Real Madrid. Apalagi usianya saat pindah ke Santiago Bernabeu masih sangat belia, yakni 18 tahun.
Tetapi, ia tidak bisa menghindari beban berat yang harus dipikul. Nilai transfer senilai 46 juta euro tidaklah sedikit, terutama untuk pemain seusia dia, sehingga dirinya merasa harus memenuhi harapan publik.
"Itu adalah salah satu bagian terberatnya, lebih dari sekadar bermain secara konsisten. Saya harus membuat semua orang melupakan harga. Untungnya, saya bermain dalam banyak pertandingan di musim perdana saya," pungkasnya.
(FourFourTwo)
Baca Juga:
- Duel Manchester City vs Real Madrid dan Juventus vs Lyon Resmi Ditunda
- Batal Rekrut Paul Pogba, Real Madrid Bakal Maksimalkan Dua Pemain Ini
- Satu Pemain Tim Basket Positif COVID-19, Real Madrid Putuskan Karantina Tim
- Setelah Serie A, La Liga Resmi Dihentikan Sementara karena Virus Corona
- Atletico Madrid Taklukkan Anfield, 6 Tahun Setelah Real Madrid
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







