Pique: Messi Sedang Sedih
Editor Bolanet | 14 November 2013 21:18
Messi harus absen dari lapangan hingga tahun depan. Cedera hamstring di kaki kanan membuatnya harus menjalani pengobatan selama sekitar dua bulan.
Pique kemudian ikut berbicara soal perubahan gaya Barcelona yang dianggap kian meninggalkan filosofi tiki-taka. Pique mengatakan bahwa kritik tersebut merupakan hal yang normal karena Barca adalah klub yang hebat.
Lebih lanjut, bek Barca itu juga berbicara mengenai peluang Messi memenangkan Ballon d'Or. Pique mengatakan dirinya akan tertawa cukup lama seandainya Messi terpilih untuk menang untuk kali kelima beruntun.
Berikut adalah petikan wawancara Pique dengan Mundo Deportivo. (md/hsw)
Cedera Pique

Cedera semacam ini hanya membutuhkan istirahat saja. Saya akan memanfaatkan jeda internasional kali ini untuk melakukannya.
Cedera ini lumayan rumit tapi juga tidak parah, baru di tahap awal. Saya akan berusaha untuk sembuh pada jeda internasional ini agar bisa segera tampil 100 persen lagi. Saya rasa tak akan ada masalah lagi.
Contoh Cedera Messi

Kasus Messi berbeda dengan saya. Dia sebelumnya sudah mengalami beberapa cedera beruntun. Mungkin dia juga sempat kehilangan rasa percaya dirinya karena cedera itu.
Saya sendiri tak pernah mengalami cedera otot seperti dia. Cedera saya ringan-ringan saja.
Keadaan Messi

Dia sedang sedih saat ini, dan itu normal. Cederanya memang serius. Semangatnya akan segera kembali dalam beberapa hari saja. Tapi saat ini wajar jika dia mengalami kelelahan secara psikologis.
Mood Messi

Ketika anda mengalami cedera, anda akan butuh sedikit privasi. Hal itu juga berlaku bagi Messi yang mengalami cedera beruntun.
Yang penting adalah dia merasa nyaman. Normal juga jika, misalnya, setelah meninggalkan lapangan ia memilih langsung menuju bench tanpa mengucapkan apa pun.
Loggarnya Kontrol Terhadap Messi

Tidak, pengawasan dan kontrol di Barca masih tetap seperti biasanya. Hanya saja, cedera semacam ini memang beresiko membuat pemain harus absen dalam waktu yang lama. Semua cedera Messi itu berawal di Paris. (PSG vs Barca, perempat final Liga Champions musim lalu).
Penyesalan Tim

Orang pertama yang ingin Messi bermain adalah dirinya sendiri. Jika anda mengatakan kepadanya untuk tidak bermain, maka sama saja anda membunuhnya. Semua orang saat itu sepakat untuk mengambil resiko tersebut.
Comeback Messi

Saya sangat yakin akan seperti itu. Leo telah membuat saya menjalani tahun-tahun terbaik kehidupan saya. Saya tak lagi bicara sebagai rekan satu tim, tetapi sebagai fans. Sebagai penggemar Barca, dia sudah membuat hidup saya menjadi sangat indah.
Peluang Messi di Ballon d'Or

Dia tidak pernah bisa dicoret dalam pergelaran itu. Penghargaan itu dipilih oleh banyak orang. Dia sudah memenangkan empat. Dia masih akan mendapat banyak dukungan dari seluruh dunia. Jika dia menang, saya akan sering-sering tertawa.
Kecurangan di Ballon d'Or

Karena saya adalah fans-nya, saya akan pilih Messi. Saya selalu mengatakannya. Jika kita melakukan evaluasi terhadap performa Messi tahun ini, dia masih sangat hebat.
Saya bukannya mengatakan bahwa Cristiano Ronaldo tidak tampil bagus. Saya juga tak mau mencoret Franck Ribery. Hanya saja, Messi itu...
Siapa pun yang menang dalam voting akan mendapatkan Ballon d'Or. Tak ada rahasia apa pun. Yang menang memang berhak mendapatkannya, tak peduli apa kata media yang berusaha menjatuhkannya.
Kritik Terhadap Barca

Pada awalnya saya marah ketika membaca kritikan itu karena hasil yang kami peroleh sangat bagus. Jika anda lihat lagi, klub ini sempat mengalami puasa gelar selama beberapa tahun.
lalu setelah saya pikir lagi, saya sadar bahwa kami berada di klub yang mendapat tuntutan besar. Kemenangan saja tidak akan cukup, kami harus bermain indah. Itu yang ingin dilihat semua orang.
Prioritas Barca

Di klub ini kami tidak bisa menerima salah satu saja. Kami harus bisa menang dengan permainan indah. Sekadar menang saja tidak akan memuaskan semua orang.
Jika anda bandingkan hasil-hasil kami dengan klub besar lain di Eropa, kami masih yang terbaik.
Di tempat lain, orang mungkin akan cukup puas dengan kemenangan saja. Tapi di Barca unik, kami harus selalu tampil bagus dan berkembang. tapi jelas bahwa kami harus selalu mendominasi pertandingan.
Kritikan Pers

Sebenarnya jika anda lihat lagi, Barca selalu menjadi sasaran kritikan pers. Tak ada yang bisa mengkritik hasil pertandingan yang kami dapat.
Mereka kemudian mengkritik cara bermain kami, dan itu sudah berlangsung sejak lama. Selalu saja ada yang kurang dari kami di mata pers.
Barca dan Madrid

Saya jadi punya firasat bahwa pers membidik detail semacam ini hanya untuk menutupi hal-hal positif yang telah dilakukan tim.
Saya bandingkan dengan Real Madrid. Ketika Madrid bertandang ke Vallecas, mereka harus mati-matian mempertahankan kemenangan (Madrid menang 3-2). Pers tak mempermasalahkan apa pun.
Kami melawat ke venue yang sama dan menang 4-0. Yang ditulis pers adalah kami kalah penguasaan bola.
Budaya Catalan

Itu sudah menjadi budaya Barcelona dan Catalan. Semua orang di sini sangat penuntut dan selalu meminta lebih. Kadang hal itu juga menyulitkan kami.
Memang bagus untuk memberikan kritik, tapi menjadi buruk jika terlalu banyak atau dipaksakan.
Pengkhianatan Terhadap Tiki-taka

Tidak. Yang kami lakukan musim ini tak banyak berbeda dengan yang kami lakukan dibanding musim-musim sebelumnya.
Kami masih bermain dengan cara yang sama, tapi kami juga berusaha meng-cover ruang bermain lebih cepat. Umpan panjang untuk memanfaatkan kecepatan dan ruang kosong bukanlah sebuah dosa. Itu justru adalah sebuah solusi.
Kami jadi sering mengirim umpan dari belakang. Tata Martino bahkan melatih Victor Valdes untuk melepas umpan dari tengah.
Guardiola vs Martino
Guardiola jelas melarang keras tindakan itu (sering mengirim umpan-umpan panjang dari belakang)?Ya, cara Pep juga menghasilkan banyak kesuksesan. Tapi yang kami lakukan sekarang ini juga menghasilkan sukses. kami bisa bermain lebih baik lagi, tapi tidak harus persis seperti sebelumnya.
Kami masih akan mendominasi penguasaan bola. Kami tidak akan menggunakan umpan panjang secara berlebihan. Kami akan mengendalikan laga sejak menit pertama hingga terakhir. Kami akan menang dengan cara itu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









