Plus-Minus Guardiola vs Mourinho di Mata Samuel Eto'o, Siapa Lebih Baik?
Richard Andreas | 12 Juni 2020 05:20
Bola.net - Samuel Eto'o merupakan satu dari segelintir pesepak bola beruntung yang berkesempatan bekerja di bawah dua pelatih top di era modern: Josep Guardiola dan Jose Mourinho. Kualitas dua pelatih ini tidak bisa dibantah.
Guardiola dan Mourinho adalah juara di mana pun mereka bekerja. Uniknya, meski sama-sama dipandang sebagai pelatih top, metode kerja dan gaya bermain keduanya bertolak belakang.
Guardiola dikenal sebagai pelatih yang menyukai sepak bola indah, dominasi untuk mengalahkan lawan. Mourinho berbeda, baginya hasil akhir adalah segalanya, entah dengan cara apa.
Karena itulah Guardiola dan Mourinho sering diadu untuk menemukan siapa yang lebih baik. Namun, bukankah pendapat mantan pemain yang pernah bekerja langsung di bawah dua pelatih itu lebih valid?
Untuk itu, bagaimana pendapat Eto'o tentang Guardiola dan Mourinho? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kata Eto'o Tentang Guardiola
Eto'o tidak lama bekerja bersama Guardiola, tapi dia mendapat kehormatan untuk jadi bagian tim tersukses Barcelona sepanjang sejarah. Jelas, kontribusi Guardiola tidak bisa dipandang remeh.
Eto'o memahami itu, raihan trofi Barca di bawah Guardiola luar biasa. Eto'o pun mengagumi kualitas Pep sebagai pelatih, tapi ternyata tidak terlalu menyukainya sebagai pribadi.
"Saya bukan satu-satunya pemain yang mengatakan ini. Pengalaman saya bersama Pep di Barcelona berjalan baik, tapi di level personal tidak sesuai harapan," ungkap Eto'o kepada Marca.
"Banyak pemain yang sudah mengatakan hal yang sama. Sebagai pelatih, Pep bersiap menghadapi pertandingan dengan cara yang luar biasa. Cara dia melatih kami pada tahun 2009 lalu luar biasa, bagaimana dia memandang sepak bola ofensif, kontrol, menguasai bola, Pep adalah yang terbaik."
Intinya, saat masih ditangani Pep, Eto'o bisa memahami sepak bola lebih baik lagi. Dia benar-benar menikmati permainan. Pikirannya tentang sepak bola dibuka lebih luas lagi.
"Sebagai pemain, Anda merasa tidak banyak berlari, padahal sebenarnya begitu, tapi Anda sangat menikmatinya. Itu adalah teknik spesifik bagi kami yang mencintai sepak bola," lanjut Eto'o.
"Bagi saya, sepak bola membuat Anda merasa seperti bermain di teater, dan dengan melihat tiki-taka, aliran umpan, itu bukan satu-satunya cara untuk menang, tapi jelas cara yang spesial."
Kata Eto'o Tentang Mourinho
Meski sukses di bawah Pep, Eto'o harus pergi pada tahun 2009. Pep jelas membuangnya demi mendapatkan striker lain, yakni Zlatan Ibrahimovic. Pertukaran pemain pun terjadi, Eto'o terbang ke Inter Milan.
Meski terkesan sebagai pemain buangan, Eto'o justru tampil luar biasa bersama Inter. Di sana dia bekerja di bawah Jose Mourinho, yang membuat Eto'o terkagum-kagum.
"Jose, pertama-tama, adalah seorang teman. Dia adalah sosok yang blak-blakan dan ketika dia tidak menyukai sesuatu, dia mengatakannya kepada Anda. Kami berdua punya temperamen tangguh dan kami memahami satu sama lain dengan baik," imbuh Eto'o.
"Dia merupakan salah satu orang terbaik yang saya temui dalam sepak bola. Orang-orang sering memandangnya sebagai sosok kontroversial, tapi itu semua bohong."
Lebih lanjut, yang membuat Eto'o mengagumi Mourinho adalah pilihan kalimat pelatih Portugal itu. Mou selalu tahu apa yang harus dikatakan dan kapan harus mengatakannya, dia juga pelatih yang sangat jeli.
"Mou adalah pria luar biasa. Satu-satunya yang dia pedulikan adalah hasil akhir. Begitulah cara pandangnya terhadap sepak bola dan karena itulah dia bisa jadi nomor satu," ujar Eto'o.
"Mengalahkan dia dalam permainannya sendiri itu mustahil, Anda tidak pernah bisa mengalahkannya. Dia adalkah pemenang dan terlahir sebagai pemimpin. Dia bicara kepada Anda dengan kata-kata yang tepat," tutupnya.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
Mengenang 3 Hat-trick Cristiano Ronaldo di Liga Champions 2015/16
Patut Dikenang, 5 Rekrutan Penting AC Milan yang Ikut Menjuarai Liga Champions 2002/03
3 Pencetak Hat-trick Termuda di Liga Champions
Bernostalgia dengan Bintang Juventus di Era Kejayaan Platini: Boniek, Scirea, dan Lainnya
8 Menit, Rekor Hat-trick Tercepat Liga Champions yang Belum Terpatahkan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



