Polisi Sampai Turun Tangan! Panasnya Ricuh Vinicius Junior vs Lamine Yamal di Laga El Clasico
Asad Arifin | 27 Oktober 2025 18:13
Bola.net - Rivalitas panas Real Madrid dan Barcelona kembali ke puncaknya. Laga El Clasico pada Minggu (26/10/2025) malam WIB di Santiago Bernabeu bukan hanya soal kemenangan, tapi juga soal emosi yang meledak.
Real Madrid menang 2-1, namun tensi di akhir laga begitu tinggi hingga polisi harus turun tangan untuk meredakan keributan antara Vinicius Junior dan Lamine Yamal.
Kemenangan ini menjadi momen penting bagi Los Blancos yang kini unggul lima poin di puncak klasemen La Liga 2025/2026.
Dua gol dari Kylian Mbappe dan Jude Bellingham cukup untuk memastikan tiga poin berharga bagi tim asuhan Xabi Alonso, sementara Barcelona hanya mampu membalas lewat gol Fermin Lopez.
Namun, sorotan utama bukan hanya pada performa Madrid yang disiplin dan klinis, melainkan pada kericuhan usai peluit panjang.
Ketegangan antara Vinicius dan Yamal memuncak, menciptakan adegan panas yang mengingatkan publik pada masa-masa peperangan verbal di era Pep Guardiola dan Jose Mourinho.
Api yang Tersulut dari Komentar Pedas

Sebelum laga dimulai, suasana sudah memanas. Lamine Yamal menjadi sorotan setelah komentarnya yang menyinggung Real Madrid: "Mereka mengeluh dan mencuri seperti Real Madrid."
Ucapan itu langsung memicu reaksi dari fans Los Blancos dan memberi tambahan bumbu pada duel yang sudah sarat gengsi ini.
Setelah laga usai, Dani Carvajal disebut berencana menemui Yamal untuk membicarakan komentarnya, namun situasi berubah cepat.
Ketika peluit panjang berbunyi, Vinicius tiba-tiba mendekati Yamal dan bertepuk tangan sinis, memancing reaksi balik dari bintang muda Barcelona itu. Dari situ, petugas polisi disebut turun tangan untuk meredakan situasi.
Polisi Turun Tangan, Alonso Pilih Fokus pada Kemenangan

Vinicius disebut harus ditahan oleh staf dan petugas keamanan setelah situasi makin memanas. Vinicius dilaporkan berteriak pada Yamal dan menyindir Barcelona hanya bisa melakukan backpass.
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menolak terbawa arus kericuhan. Ia memilih fokus pada performa timnya yang tampil solid.
"Kami meninggalkan stadion dengan sangat gembira dan saya melihat para pemain dan penggemar menikmati diri mereka sendiri. Mereka menikmati semuanya dan itulah yang kami butuhkan," sambung eks pelatih Bayer Leverkusen itu.
Sumber: talkSPORT
Klasemen La Liga 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Xabi Alonso Samai Rekor Zidane di El Clasico, Awal Manis di Kursi Panas Real Madrid
- Ayah Lamine Yamal Bela Sang Putra Usai El Clasico: Untung Dia Baru 18 Tahun
- Jude Bellingham Cetak Sejarah Baru untuk Real Madrid di El Clasico
- Analisis Kekalahan Barcelona: Kekuatan yang Pincang, Garis Pertahanan Tinggi yang Jadi Bumerang
- El Clasico Ricuh: Andriy Lunin Dapat Kartu Merah Meski Tak Main Lawan Barcelona
- Kalahkan Barcelona, Bukti Real Madrid Kembali Bermain dengan Rasa Percaya Diri dan Karakter yang Kuat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perang Politik di Barcelona: Xavi dan Laporta Terus Saling Serang!
Liga Spanyol 13 Maret 2026, 17:47
LATEST UPDATE
-
Como vs Roma Memanas! Cesc Fabregas Haramkan Pemainnya Bahas Liga Champions
Liga Italia 14 Maret 2026, 08:00
-
Jakarta Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026, Digelar di Ancol
Lain Lain 14 Maret 2026, 07:50
-
Tottenham dan Bencana di London Utara
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:38
-
Strategi Juventus Goda Alisson Becker, Inter Milan Terancam Gigit Jari
Liga Italia 14 Maret 2026, 06:33
-
Kalau Carrick Mau jadi Pelatih Permanen Manchester United, Ini Syaratnya!
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:03
-
Bek Kanan Terbaik di Dunia itu Reece James, Kata Pelatih Chelsea
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:48
-
Man Utd vs Aston Villa: Dendam Kesumat Unai Emery
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:28
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54













