Rahasia Keganasan Trisula Maut Barcelona
Editor Bolanet | 13 Februari 2016 09:59
Suarez, yang bergabung dengan Barcelona dari Liverpool pada tahun 2014, bahkan mengungkapkan bahwa dia sempat sedikit meragukan keputusannya. Pasalnya, striker Uruguay itu tidak yakin bisa cocok dengan gaya permainan Barcelona, yang identik dengan operan-operan rumit namun memabukkan.
Namun, sebuah pertukaran posisi mengubah segalanya. Meski sempat harus lama menunggu debut menyusul sanksi global akibat gigitannya terhadap Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014, tapi Suarez akhirnya bisa padu dengan Messi dan Neymar di barisan depan Barcelona. Musim lalu, dia bahkan sanggup mencetak 36 gol dalam 34 penampilan dan menjadi salah satu pilar kesuksesan treble sang raksasa Catalan.
Awalnya saya tidak berpikir kalau saya bakal cocok dengan gaya bermain Barcelona. Ada banyak tiki-taka dan saya merasa, tanpa banyak ruang gerak, saya akan kesulitan, papar Suarez dalam sebuah wawancara dengan sesama eks Liverpool Jamie Carragher, yang dipublikasikan Daily Mail, seperti dikutip Four Four Two.
Saya mencemaskannya. Namun, bantuan rekan-rekan dan fakta bahwa (pelatih) Luis Enrique akhirnya menempatkan saya di posisi nomor sembilan membuat saya jadi jauh lebih nyaman.
Saya memiliki ikatan luar biasa dengan Leo dan Ney. Dengan hubungan fantastis di luar lapangan, maka hal yang sama juga pasti terlihat di dalam lapangan. Mereka memiliki pemikiran kalau saya datang untuk membantu mereka, bukan untuk bersaing dengan mereka.
Pergeseran Suarez ke posisi nomor sembilan dilakukan menyusul sebuah konsultasi dengan Enrique dan Messi. Waktu itu, Messi masih dimainkan sebagai striker utama Barcelona, sedangkan sang rekrutan baru Suarez ditempatkan di sisi kanan.
Pelatih mengambil keputusan. Pada awalnya, saya tidak merasa nyaman dan kanan dan Leo juga merasakan hal yang sama, kenang Suarez.
Lalu, ada pertandingan melawan Ajax di Liga Champions. Di situ, kami berkata kalau kami akan mencoba mengubahnya dan melihat bagaimana hasilnya. Kami merasa nyaman dan memutuskan untuk tetap dengan skema seperti itu.
Pelatih sendiri sangat setuju. Itulah yang memang dia inginkan, memastikan kalau kami semua merasa senyaman mungkin di posisi kami masing-masing.
Itu terbukti menjadi awal dari keganasan trisula maut Barcelona racikan Enrique. Suarez juga percaya bahwa ketidakegoisan di antara ketiganya tetap menjadi faktor yang krusial.
Saya tahu kelebihan saya dan apa kekuatan mereka. Apa yang kami bertiga lakukan adalah untuk kepentingan tim, ujar Suarez.
Kami sadar kalau Leo adalah yang terbaik dan kami bermain begitu agar Barcelona bisa meraih trofi. Tak ada rasa iri di antara kami bertiga.
Ada sejumlah contoh kasus dari masa lalu, di mana beberapa pemain bertengkar dan bertikai dengan rekannya serta saling iri satu sama lain. Itu membuat timnya menderita. Itu takkan terjadi pada kami, pungkasnya. [initial]
Klik Juga:
Lionel Messi Akhirnya Raih Player of the Month La Liga
Cassano: Messi Nomor Satu, Tak Ada Nomor Dua
Neymar dan Suarez Terancam Virus Zika
Flashback: Sevilla 2-1 Barcelona, La Liga 2015/16
Flashback: Barcelona 5-4 Sevilla, Super Eropa 2015
Barcelona Guardiola 2010/11 vs Barcelona Enrique 2015/16
Petr Cech, Kryptonite Lionel Messi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





