Raiola: Guardiola Tak Bakal Akui Salahnya pada Ibra
Editor Bolanet | 19 April 2014 09:32
- Agen dari striker Zlatan Ibrahimovic, Mino Raiola, belum lama ini membeberkan beberapa kesalahan yang dilakukan oleh Josep Guardiola kala menangani kliennya di .
Raiola menyebut Pep, sapaan akrab eks manajer Barca yang kini menangani Bayern Munich itu, tak tahu bagaimana cara memperlakukan seorang Ibra. Ditambahkannya, hal tersebut justru membuat Blaugrana rugi besar secara finansial.
Zlatan adalah raja ketika ia di Inter dan setelah ia pindah (ke Barca-red) ia tiba-tiba bukan siapa-siapa. Guardiola membuatnya kecewa, tanpa penjelasan apapun. Tanya saja Guardiola, apa kesalahannya. Ia tak akan menjawab, karena ia tak akan mengakuinya. Hal tersebut bakal menodai reputasinya, tutur Raiola pada The Mirror.
Jika anda membayar 79 juta Euro untuk seorang pemain dan tidak membiarkannya turun, itu amat bodoh dan merugikan secara finansial. Kebanyak agen tidak akan mengkritik seperti ini, karena mereka khawatir Barcelona tidak akan membeli pemain mereka. Saya sendiri tak respek dengan klub ketika mereka tidak respek pada pemain saya, pungkasnya.
Ibra pada akhirnya hanya bermain semusim di Barca untuk kemudian bergabung dengan Milan, di mana sekali lagi ia menjadi figur penting di sana.
Banyak orang kemudian menyebut Guardiola kala itu lebih mengakemaskan Lionel Messi, hingga memilih mengesampingkan striker berjuluk Ibracadabra tersebut.
(mir/rer)
Raiola menyebut Pep, sapaan akrab eks manajer Barca yang kini menangani Bayern Munich itu, tak tahu bagaimana cara memperlakukan seorang Ibra. Ditambahkannya, hal tersebut justru membuat Blaugrana rugi besar secara finansial.
Zlatan adalah raja ketika ia di Inter dan setelah ia pindah (ke Barca-red) ia tiba-tiba bukan siapa-siapa. Guardiola membuatnya kecewa, tanpa penjelasan apapun. Tanya saja Guardiola, apa kesalahannya. Ia tak akan menjawab, karena ia tak akan mengakuinya. Hal tersebut bakal menodai reputasinya, tutur Raiola pada The Mirror.
Jika anda membayar 79 juta Euro untuk seorang pemain dan tidak membiarkannya turun, itu amat bodoh dan merugikan secara finansial. Kebanyak agen tidak akan mengkritik seperti ini, karena mereka khawatir Barcelona tidak akan membeli pemain mereka. Saya sendiri tak respek dengan klub ketika mereka tidak respek pada pemain saya, pungkasnya.
Ibra pada akhirnya hanya bermain semusim di Barca untuk kemudian bergabung dengan Milan, di mana sekali lagi ia menjadi figur penting di sana.
Banyak orang kemudian menyebut Guardiola kala itu lebih mengakemaskan Lionel Messi, hingga memilih mengesampingkan striker berjuluk Ibracadabra tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47


















