Raphael Varane Ungkap Pernah Disebut 'Tidak Berguna' oleh Jose Mourinho
Richard Andreas | 29 Maret 2025 16:15
Bola.net - Raphael Varane mengungkap bahwa Jose Mourinho pernah secara langsung menyebutnya tidak berguna selama masa awalnya di Real Madrid.
Varane bergabung dengan Los Blancos pada musim panas 2011 dari Lens dengan nilai transfer 10 juta pounds. Saat itu, Mourinho tengah memasuki musim keduanya sebagai pelatih Madrid setelah membawa timnya meraih Copa del Rey di musim debutnya.
Pada musim pertamanya di Bernabeu, Varane hanya bermain dalam 15 pertandingan di berbagai kompetisi, lebih sering diturunkan dalam laga-laga di mana Madrid sudah memastikan kelolosan atau di ajang Copa del Rey.
Ia masih menjadi pilihan ketiga setelah Pepe dan Sergio Ramos, tetapi situasi mulai berubah menjelang musim keduanya.
Mourinho dan Pendekatan Kerasnya pada Varane
Varane mengungkapkan bahwa Mourinho memiliki cara tersendiri untuk memotivasinya agar bisa menembus tim utama. Ia awalnya diberikan kepercayaan bahwa jika berlatih keras, perkembangannya akan dijamin oleh Mourinho.
“Ketika saya tiba, dia berkata kepada saya: ‘Saya hanya ingin satu hal: selama satu setengah jam setiap hari, Anda memberikan segalanya. Selebihnya, santai saja, Anda akan berkembang, saya yang akan mengurusnya,’” kata Varane dalam wawancara dengan The Bridge.
Namun, meskipun menjalani musim debut yang cukup baik, Varane mulai mengalami kesulitan di musim keduanya. Ia merasa tidak nyaman dan mencoba terlalu keras di lapangan, yang membuat performanya kurang maksimal.
“Saya mengalami kesulitan, saya terlalu banyak berpikir, dan saya tidak merasa nyaman. Lalu suatu hari, di awal musim, Mourinho memanggil saya ke gym.”
Momen Teguran Tajam dari Mourinho
Varane mengaku terkejut dengan cara Mourinho menegurnya. Saat itu, Real Madrid sedang mengalami awal musim yang sulit, dan Mourinho langsung memberikan teguran tajam kepada Varane.
“Dia seseorang yang sangat saya hormati, dia memiliki kharisma yang besar. Kemudian dia langsung berkata: ‘Kenapa Anda tidak berguna?’.”
Varane terdiam mendengar komentar tersebut. Ia merasa benar-benar dikritik secara langsung oleh Mourinho. Namun, alih-alih larut dalam kekecewaan, ia menjelaskan bahwa situasinya memang sulit karena jarang mendapat kesempatan bermain.
Namun, Mourinho tidak berhenti di situ. Ia justru menantang Varane dengan satu pertanyaan singkat: “Apakah Anda siap bermain Rabu depan?”
Titik Balik Karier Varane di Madrid
Momen itu menjadi titik balik dalam perjalanan Varane di Madrid. Ia menyadari bahwa jika gagal menjawab tantangan dari Mourinho, kariernya di klub bisa saja berakhir lebih cepat.
Setelah mendapat kepercayaan bermain lebih sering, Varane akhirnya berkembang menjadi salah satu bek terbaik di dunia. Ia memenangkan 18 trofi selama 10 tahun berseragam Real Madrid, termasuk empat gelar Liga Champions. Pada 2021, ia pindah ke Manchester United dengan nilai transfer £42 juta.
Varane mengakui bahwa pendekatan keras Mourinho ternyata berdampak besar pada kariernya. Jika bukan karena tantangan dari sang pelatih, mungkin ia tidak akan pernah mencapai level setinggi itu di Real Madrid.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rekam Jejak Alvaro Arbeloa di Real Madrid Lebih Buruk dari Xabi Alonso
Liga Spanyol 4 Maret 2026, 14:49
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 07:51
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37















