Rapor Pemain Barcelona vs Atletico Madrid: Menang 3-0, Gugur dengan Kepala Tegak
Richard Andreas | 4 Maret 2026 07:29
Bola.net - Barcelona nyaris menuntaskan sebuah comeback spektakuler di semifinal Copa del Rey kontra Atletico Madrid. Blaugrana memang menang 3-0 pada leg kedua, Selasa waktu setempat, tetapi tetap tersingkir setelah kalah agregat 3-4.
Sejak awal laga, pasukan tuan rumah tampil agresif. Serangan demi serangan dilancarkan ke pertahanan Atletico, seolah ingin menebus defisit dari pertemuan pertama. Namun, gol keempat yang dibutuhkan untuk memaksa laga ke babak tambahan tak kunjung datang.
Ferran Torres sempat menyia-nyiakan dua peluang emas di menit-menit awal. Dua kali berada dalam posisi ideal, dua kali pula tembakannya melenceng dari sasaran.
Barcelona akhirnya memecah kebuntuan lewat aksi brilian Marc Bernal. Gelandang remaja itu menuntaskan umpan tarik Lamine Yamal yang lebih dulu memperdaya dua bek Atletico sebelum mengirim bola rendah ke depan gawang kosong.
Atletico sendiri nyaris tak memberikan ancaman berarti sepanjang babak pertama. Peluang terbaik mereka hadir lewat sundulan Ademola Lookman jelang turun minum, tetapi kesempatan itu terbuang percuma. Momen tersebut menjadi titik balik.
Tak lama berselang, Pedri dijatuhkan di kotak penalti. Raphinha yang maju sebagai algojo sukses menuntaskan tugasnya lewat sepakan dari titik putih, tepat dengan sentuhan terakhir sebelum jeda.
Memasuki babak kedua, Barcelona bermain dengan keyakinan yang semakin tebal. Joao Cancelo dan Bernal sama-sama memaksa Juan Musso melakukan penyelamatan dari luar kotak penalti. Kombinasi keduanya kemudian berbuah gol ketiga. Umpan silang terukur Cancelo disambut voli Bernal di tiang jauh, membuat stadion bergemuruh dan asa comeback kian menyala.
Gelombang serangan terus mengalir ke pertahanan Atletico. Namun, efektivitas menjadi masalah. Musso relatif tak banyak diuji di sisa laga. Upaya Gerard Martin yang melambung di atas mistar menjadi peluang paling dekat untuk menyamakan agregat.
Peluit panjang akhirnya memastikan Barcelona menang pada malam itu, tetapi gagal melangkah ke final. Atletico Madrid yang justru berhak melaju dan akan menghadapi pemenang duel Real Sociedad kontra Athletic Club pada partai puncak bulan April mendatang.
Berikut rapor pemain Barcelona di laga kontra Atletico Madrid selengkapnya.
Kiper dan Lini Belakang

Joan Garcia (6/10)
Jarang mendapat ancaman berarti. Ketika diuji, ia tampil sigap dan tanpa kesalahan mencolok.
Jules Kounde (?)
Harus ditarik keluar pada menit ke-12 akibat cedera, membuat struktur lini belakang berubah lebih cepat dari rencana.
Pau Cubarsi (8/10)
Tampil matang di usia muda. Berkali-kali melakukan intersep krusial di kotak penalti dan tetap tenang saat membangun serangan dari belakang.
Gerard Martin (6/10)
Solid mendampingi Cubarsi. Sempat kehilangan bola, tetapi cepat menebusnya dengan kerja keras. Sepakannya yang melambung di akhir laga menjadi peluang terakhir yang nyaris mengubah nasib agregat.
Joao Cancelo (7/10)
Bergeser ke kanan setelah Kounde cedera dan bermain lebih invert. Umpan silangnya menjadi assist untuk gol kedua Bernal, bukti kontribusinya dalam fase menyerang.
Lini Tengah

Pedri (7/10)
Distribusi bolanya rapi dan progresif. Aksinya menusuk ke kotak penalti berbuah penalti yang dikonversi Raphinha. Intensitasnya sedikit menurun di babak kedua.
Marc Bernal (8/10)
Mencetak dua gol penting. Gol pertama lahir dari posisi yang tepat di depan gawang kosong setelah umpan tarik Yamal. Gol kedua dicetak lewat sontekan voli di tiang jauh. Penampilannya kembali memunculkan perbandingan dengan Sergio Busquets.
Fermin Lopez (5/10)
Penuh energi tetapi kurang berpengaruh dalam alur permainan. Diganti selepas satu jam laga berjalan.
Lini Depan

Lamine Yamal (9/10)
Ancaman konstan bagi pertahanan Atletico. Dribel dan kecepatannya membuat dua bek lawan tertinggal saat proses gol pertama. Kreativitasnya menjadi sumber utama serangan Barca.
Raphinha (7/10)
Tenang mengeksekusi penalti tepat sebelum turun minum. Beberapa kali menemukan ruang, tetapi akurasi tembakannya di permainan terbuka kurang tajam.
Ferran Torres (4/10)
Menyia-nyiakan dua peluang emas di babak pertama. Minim kontribusi setelah itu sebelum akhirnya digantikan.
Pemain Pengganti
Alejandro Balde (6/10)
Masuk lebih awal menggantikan Kounde. Bermain sederhana dan disiplin, meski beberapa kali dibiarkan satu lawan satu. Ironisnya, ia juga harus keluar karena cedera.
Marcus Rashford (5/10)
Mencoba memberi dimensi berbeda lewat sisi kiri. Beberapa akselerasi menjanjikan, tetapi tanpa produk akhir yang jelas.
Dani Olmo (6/10)
Langsung aktif setelah masuk. Pergerakannya merepotkan lini belakang Atletico meski tak menghasilkan peluang bersih.
Ronald Araujo (6/10)
Menggantikan Balde dan lebih sering berada di area depan dalam fase akhir laga. Upaya darurat untuk menambah tekanan, tetapi tetap tak cukup memaksa gol keempat.
Statistik Barcelona vs Atletico Madrid
Tembakan: 21 - 7
Tembakan tepat sasaran: 9 - 2
Penguasaan bola: 71% - 29%
Operan: 616 - 212
Akurasi operan: 90% - 74%
Pelanggaran: 9 - 7
Offside: 3 - 4
Kartu kuning: 3 - 1
Kartu merah: 0 - 0
Tendangan sudut: 15 - 0
Susunan Pemain
BARCELONA XI (4-2-3-1): Joan Garcia; Joao Cancelo, Gerard Martin, Pau Cubarsi, Jules Kounde; Pedri, Marc Bernal; Raphinha, Fermin Lopez, Lamine Yamal; Ferran Torres.
ATLETICO MADRID XI (4-4-2): Juan Musso; Matteo Ruggeri, David Hancko, Marc Pubill, Marcos Llorente; Ademola Lookman, Koke, Johnny Cardoso, Giuliano Simeone; Julian Alvarez, Antoine Griezmann.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Barcelona vs Atletico Madrid: Marc Bernal
Liga Spanyol 4 Maret 2026, 06:24
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 4 Maret 2026, 10:03
-
Como vs Inter: Tak Puas 0-0, Cesc Fabregas Klaim Timnya Layak Menang
Liga Italia 4 Maret 2026, 08:35
LATEST EDITORIAL
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24












