Real Madrid Diserang Kritik: Ivan Helguera Nilai Arbeloa Bukan Pengganti Tepat Xabi Alonso

Dimas Ardi Prasetya | 9 Maret 2026 19:31
Real Madrid Diserang Kritik: Ivan Helguera Nilai Arbeloa Bukan Pengganti Tepat Xabi Alonso
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa saat melawan Benfica di Liga Champions, 29 Januari 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Bola.net - Keputusan mengejutkan diambil oleh Real Madrid pada awal tahun ketika mereka berpisah dengan Xabi Alonso. Los Blancos kemudian menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala yang baru untuk memulai era berbeda di Santiago Bernabeu.

Perpisahan dengan Alonso terjadi setelah kekalahan menyakitkan di final Supercopa de España melawan rival abadi, Barcelona. Pihak klub dan Alonso sepakat untuk mengakhiri kerja sama, sebuah keputusan yang langsung memicu perdebatan di kalangan pengamat.

Advertisement

Penunjukan Arbeloa sempat memberi harapan karena ia dikenal sebagai sosok yang memahami kultur klub. Namun performa tim dalam beberapa pekan terakhir mulai goyah dan membuat Madrid tertinggal dalam perburuan gelar La Liga.

Situasi ini memancing kritik dari sejumlah mantan pemain Madrid. Salah satu yang paling vokal adalah legenda lini belakang mereka, Ivan Helguera.

1 dari 3 halaman

Helguera Sebut Madrid Keliru Pilih Arbeloa

Helguera Sebut Madrid Keliru Pilih Arbeloa

Pemain Real Madrid Vinicius Junior merayakan gol bersama pelatih Alvaro Arbeloa pada laga play-off fase gugur Liga Champions antara Benfica vs Madrid, Selasa, 17 Februari 2026 (c) AP Photo/Pedro Rocha

Helguera menilai keputusan manajemen Madrid mengganti Alonso dengan Arbeloa bukan langkah yang tepat. Menurutnya, klub sebesar Real Madrid membutuhkan pelatih dengan pengalaman lebih matang untuk menghadapi tekanan besar.

Ia menilai situasi ruang ganti Madrid saat ini terlalu kompleks untuk ditangani oleh pelatih yang masih minim pengalaman di level tertinggi. Hal itu membuat keputusan klub terlihat seperti eksperimen yang berisiko.

Bagi Helguera, kepergian Alonso sendiri sebenarnya sudah sulit dipahami. Namun jika keputusan itu memang harus diambil, Madrid seharusnya mendatangkan pelatih dengan rekam jejak kuat di level tertinggi.

“Memecat Xabi Alonso itu tidak masuk akal. Jika Anda memecat Xabi Alonso, Anda harus memiliki pelatih berpengalaman di ruang ganti untuk menangani semua ini," ujar Arbeloa pada Mundo Deportivo, via Football Espana.

"Langsung saja Anda merekrut seorang pelatih muda yang belum pernah melatih di Divisi Pertama. Saya rasa Arbeloa bukan orang yang tepat untuk situasi seperti ini. Real Madrid tidak bisa berimprovisasi di bangku cadangan pada saat-saat genting seperti ini," tegasnya.

2 dari 3 halaman

Minta Madrid Belajar dari Barcelona

Minta Madrid Belajar dari Barcelona

Perebutan bola antara bek Barcelona, Alejandro Balde dengan gelandang Real Madrid, Jude Bellingham di Supercopa de Espana, 12 Januari 2026. (c) AP Photo/Altaf Qadri

Selain menyoroti keputusan di bangku pelatih, Helguera juga menyinggung arah pengembangan pemain muda di Real Madrid. Ia merasa klub terlalu sedikit memberi perhatian pada akademi dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, situasi ini sangat berbeda dibandingkan Barcelona yang dikenal konsisten memanfaatkan pemain binaan akademi. Filosofi tersebut membuat klub Catalan memiliki identitas permainan yang lebih stabil.

Helguera bahkan menilai struktur klub Barcelona membuat pergantian pelatih tidak terlalu mengubah gaya bermain tim. Para pelatih justru harus menyesuaikan diri dengan filosofi yang sudah dibangun oleh klub.

“Fakta bahwa Barca memiliki akademi yang hebat telah mempermudah segalanya bagi mereka, itu adalah sesuatu yang harus banyak dipelajari Real Madrid dalam aspek tersebut. Sudah lama, kecuali Asencio, pemain akademi Real Madrid tidak dijual, dan itu adalah sebuah kekurangan. Barca mengurus permainan dan kami hanya mengurus kemenangan. Bagi saya, penting juga untuk menghubungkannya dengan permainan," terangnya.

“Seorang pelatih datang dan bermain dengan satu cara dan besok pelatih lain datang dan bermain dengan cara lain. Tidak di Barcelona. Para pelatihlah yang harus beradaptasi dan Anda melihat bahwa mereka beradaptasi. Mungkin mentalitas pemenang itu kurang di Barcelona dan itu adalah hal yang baik yang kita miliki di Real Madrid. Saya suka bagaimana Barca mengelola akademi, itu luar biasa," puji Helguera.

LATEST UPDATE