Real Madrid Kalah dari Mallorca, La Liga Sudah Lepas dari Tangan!

Richard Andreas | 5 April 2026 09:45
Real Madrid Kalah dari Mallorca, La Liga Sudah Lepas dari Tangan!
Pemain Mallorca, Manu Morlanes (kiri), berebut bola dengan pemain Real Madrid, Brahim Daz dalam pertandingan La Liga, Sabtu (4/4/2026). (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Real Madrid kembali kehilangan poin penting dalam persaingan gelar La Liga musim ini. Los Blancos harus menelan kekalahan 1-2 saat bertandang ke markas Real Mallorca pada pekan ke-30.

Hasil tersebut membuat posisi Real Madrid di klasemen semakin tertekan. Mereka tetap berada di peringkat kedua dengan koleksi 69 poin.

Advertisement

Di sisi lain, Mallorca naik ke posisi ke-17 dengan 31 poin. Kekalahan ini juga memicu kritik keras terhadap performa dan mentalitas skuad Real Madrid.

1 dari 3 halaman

Kekalahan yang Memperumit Persaingan Gelar

Kekalahan yang Memperumit Persaingan Gelar

Pemain Mallorca, Martin Valjent (kiri), berebut bola dengan pemain Real Madrid, Arda Guler dalam pertandingan La Liga, Sabtu (4/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Jose Breton

Kekalahan di kandang Mallorca membuat peluang Real Madrid dalam perebutan gelar semakin menipis. Mereka kini tertinggal empat poin dari Barcelona yang memimpin klasemen.

Beberapa jam setelahnya, Barcelona sendiri berhasil memenangi pertandingan atas tim alot Atletico Madrid. Gol Robert Lewandowski memastikan kemenangan 2-1 untuk Blaugrana, dan membungkus tiga poin.

Menanggapi situasi ini, wakil petinggi redaksi harian AS, Tomas Roncero, bahkan menilai kekalahan tersebut bisa menjadi pukulan besar bagi peluang juara Los Blancos.

“Saya pikir Real Madrid sudah kehilangan La Liga.”

2 dari 3 halaman

Kritik Tajam terhadap Mentalitas Tim

Kritik Tajam terhadap Mentalitas Tim

Pemain Real Madrid, Jude Bellingham (kiri), berebut bola dengan pemain Mallorca, Samu Costa dalam pertandingan La Liga, Sabtu (4/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Jose Breton

Roncero menilai masalah Real Madrid bukan hanya soal hasil pertandingan. Ia melihat tim tersebut kehilangan semangat dan karakter saat menghadapi tekanan.

“Real Madrid harus percaya pada apa yang mereka lakukan. Tim ini bermain bagus dalam dua pertandingan, semua orang mulai kembali bersemangat, para suporter kembali percaya pada tim," lanjut Roncero.

“Lalu di pertandingan berikutnya Anda melihat mereka hanya berjalan di lapangan, mereka tidak merasa marah jika kebobolan, tidak protes, tidak memberi tekanan kepada wasit atau lawan, dan mereka hanya membiarkan semuanya berjalan begitu saja.”

Ia juga menilai tim yang membiarkan keadaan seperti itu berarti sudah kehilangan ruh kompetitif.

“Tim yang membiarkan semuanya terjadi begitu saja adalah tim yang sudah kehilangan semangatnya. Sebanyak apa pun kualitas yang dimiliki, itu tidak cukup.”

3 dari 3 halaman

Real Madrid Tidak Punya Pemimpin?

Roncero menegaskan bahwa Real Madrid membutuhkan sosok pemimpin yang mampu menggerakkan tim di lapangan.

“Saya ingin para pemimpin. Bukan hanya yang berteriak, tetapi yang mampu memotivasi orang lain untuk bertindak," Roncero menambahkan.

Ia kemudian menyinggung sikap Federico Valverde yang menurutnya menunjukkan karakter kepemimpinan dalam pertandingan sebelumnya melawan Manchester City.

“Apa yang kita lihat dari Valverde saat melawan City sangat jelas. Dia tipe pemain yang berteriak dan marah jika La Liga mulai lepas.”

Roncero juga menyoroti penampilan Kylian Mbappe dalam pertandingan tersebut. Ia bahkan menilai skuad Real Madrid saat ini membutuhkan perubahan besar.

LATEST UPDATE