Real Madrid Tak Perlu Khawatir dengan Awal Buruk Musim 2019/20, Ini Alasannya
Richard Andreas | 5 September 2019 10:20
Bola.net - Real Madrid masih belum menunjukkan permainan terbaik mereka sejauh ini. Zinedine Zidane belum cukup meyakinkan sebagai pelatih yang tepat untuk mengembalikan kejayaan Los Blancos.
Setelah tiga pertandingan La Liga 2019/20, Madrid hanya bisa meraih 5 poin dari 3 pertandingan. Mereka baru menang satu kali dan bermain imbang dua kesempatan.
Biar begitu, ternyata Madrid memang sering kesulitan memulai musim baru. Mungkin hal ini terjadi karena kurang motivasi dengan begitu banyak pertandingan yang menunggu, atau bisa jadi karena persiapan kurang.
Apa pun alasannya, Marca mengklaim bahwa Madrid hanya tiga kali bisa memenangkan tiga pertandingan beruntun di awal musim. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Awal Buruk Madrid
Di bawah Carlo Ancelotti, 2013/14, Madrid menorehkan tiga kemenangan beruntun di awal musim dengan mengalahkan Real Betis, Granada, dan Athletic Bilbao sebelum jeda internasional.
Pada musim tersebut Madrid hanya mengamankan peringkat ketiga, Atletico Madrid yang jadi juara. Meski demikian, saat itu Madrid bisa menjuarai Copa del Rey dan Liga Champions.
Selanjutnya, giliran Zidane yang bisa menorehkan tiga kemenangan beruntun di awal musim. Dia mencatatkannya pada musim penuh pertamanya, Madrid mengalahkan Real Sociedad, Celta Vigo, dan Osasuna.
Lopetegui Juga Apik
Pada musim penuh pertama Zidane itu, Madrid hanya tiga kali kalah - dari Barcelona, Sevilla, dan Valencia - mereka berakhir sebagai juara La Liga dengan 93 poin, hanya unggul tiga poin dari Barca.
Di musim yang sama, Madrid juga menjuarai Liga Champions di Cardiff.
Lalu, awal musim baik lainnya dicatatkan oleh Julen Lopetegui. Unik, sebab Lopetegui tidak bertahan lama sebagai pelatih Madrid. Kala itu, mereka memenangkan tiga pertandingan bertama sebelum jeda internasional seperti saat ini ini.
Prioritas Zidane
Zidane dan Madrid memang belum kalah musim ini, tapi 5 poin dari tiga pertandingan jelas tak cukup bagus. Biar begitu, Zidane fokus pada hasil akhir, bukan hasil pada bulan Agustus atau September seperti sekarang.
Bagaimanapun, awal buruk ini cukup membantu untuk membuat Madrid awas. Mereka pun beruntung karena Barcelona juga mengalami masalah serupa.
Terlepas dari semua itu, Zidane sudah pernah membawa Madrid menjuarai La Liga dan dia tahu bahwa timnya harus bermain stabil dari awal sampai akhir musim.
Awal buruk tak selalu berakhir buruk. Awal baik tak selalu berakhir baik, musim lalu buktinya.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
Perbandingan Era Pertama dengan Era Kedua Zinedine Zidane di Real Madrid
Fabregas Mengaku Pernah Tolak Real Madrid Lebih dari Dua Kali, Kenapa?
Real Madrid Sudah Tidak Sabar Menunggu Eden Hazard, Kapan Pulih?
Barcelona & Real Madrid Menua, Atletico Punya Kans Rebut Gelar La Liga
Skuat Real Madrid di Liga Champions Hanya Pakai Dua Kiper
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












