Real Madrid Tersingkir dari Copa del Rey, Kalah dari Tim Peringkat ke-17 Segunda Division
Richard Andreas | 15 Januari 2026 14:25
Bola.net - Kekalahan Real Madrid dari Albacete di babak 16 besar Copa del Rey langsung memicu gelombang kritik. Bukan hanya karena skor, tetapi juga karena identitas lawan yang mereka hadapi.
Madrid datang ke Estadio Carlos Belmonte dengan status raksasa Eropa, sementara Albacete adalah klub yang tengah berjuang di papan bawah kasta kedua sepak bola Spanyol. Jurang reputasi kedua tim seharusnya terlalu lebar untuk menghasilkan kejutan.
Namun justru di sinilah ironi itu lahir. Kekalahan ini tidak sekadar tentang rotasi pemain atau debut pelatih baru, melainkan membuka fakta yang membuat hasilnya terasa jauh lebih memalukan.
Albacete Bukan Kuda Hitam, Mereka Tim Papan Bawah

Albacete saat ini menempati peringkat ke-17 klasemen Segunda Division musim 2025/2026. Posisi tersebut menempatkan mereka hanya beberapa strip di atas zona degradasi.
Sepanjang musim liga, Albacete dikenal inkonsisten dan lebih sering berkutat dengan upaya menghindari papan bawah. Mereka bukan tim yang datang ke Copa del Rey dengan status penantang serius.
Kondisi ini membuat kemenangan atas Real Madrid terasa janggal. Bukan karena Albacete bermain sempurna, melainkan karena perbedaan level yang seharusnya sulit dijembatani.
Dalam konteks ini, hasil di Carlos Belmonte bukan kisah klasik “tim kecil yang sedang naik daun”. Ini adalah kemenangan tim papan bawah Segunda atas raksasa La Liga.
Kekalahan yang Memperbesar Sorotan ke Real Madrid
Real Madrid tampil di bawah arahan pelatih baru Alvaro Arbeloa yang menjalani debutnya. Keputusan menurunkan banyak pemain muda menjadi sorotan utama setelah laga berakhir.
Secara permainan, Madrid kesulitan mengontrol momen krusial dan kembali rapuh di fase akhir pertandingan. Dua gol Jefte Betancor di menit-menit penentuan menjadi cermin lemahnya manajemen laga.
Kekalahan ini pun sulit dibingkai sebagai sekadar kecelakaan piala. Lawan yang dihadapi bukan tim papan atas Segunda, melainkan klub yang sedang berjuang menghindari degradasi.
Bagi Madrid, hasil ini menambah daftar masalah struktural yang belum terselesaikan. Bagi Albacete, ini adalah malam bersejarah, tetapi tetap tidak mengubah fakta posisi mereka di liga.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
Sang Ayah: Erling Haaland ke Real Madrid? Kenapa Tidak?
Piala Dunia 6 Juli 2026, 12:00
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
LATEST UPDATE
-
Arsenal Kebut Transfer Pemain Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 18 Juli 2026, 16:00
-
Kekalahan Lawan Argentina Jadi Bahan Bakar Inggris untuk Kalahkan Prancis
Piala Dunia 18 Juli 2026, 15:00
-
Zinedine Zidane Sepakat Jadi Pelatih Baru Timnas Prancis
Piala Dunia 18 Juli 2026, 14:00
-
Kejar Sepatu Emas, Kylian Mbappe Siap Tampil di Laga Prancis vs Inggris
Piala Dunia 18 Juli 2026, 12:00
-
Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
Piala Dunia 18 Juli 2026, 10:00
-
Manchester United Hidupkan Minat Pada Jean-Philippe Mateta
Liga Inggris 18 Juli 2026, 07:00
-
Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026
Piala Dunia 18 Juli 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










