Real Madrid, Zinedine Zidane, dan Momok Babak Pertama Santiago Bernabeu
Richard Andreas | 29 Agustus 2019 08:30
Bola.net - Real Madrid telah kehilangan kemampuan untuk memetik kemenangan dengan mudah di Santiago Bernabeu. Mereka tak lagi bisa unggul dengan skor meyakinkan sebelum turun minum.
Menurut Marca, Madrid yang sekarang sering kerepotan pada pertandingan-pertandingan yang seharusnya mudah. Tampaknya kepergian Cristiano Ronaldo berpengaruh pada performa buruk di kandang ini.
Mimpi buruk musim 2018/19 lalu sudah cukup menjelaskan situasi ini. Bernabeu tak lagi angker bagi tim lawan. Madrid justru kehilangan dukungan fans setia mereka.
Kini, catatan buruk itu dikhawatirkan bakal berlanjut musim ini. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kontras Hasil Pertandingan
Tercatat, pada 55 laga Zinedine Zidane di Bernabeu, dia memetik 40 kemenangan dan memimpin di babak pertama sebanyak 31 kali. Peluang menang Madrid lebih besar jika memimpin di babak pertama.
Sebaliknya, jika Madrid tidak memimpin di babak pertama, mereka hanya bisa memenangkan 9 pertandingan, 9 hasil imbang, dan 6 kali kalah. Artinya, Madrid hanya mengoleksi 36 poin dari 72 poin yang tersedia pada laga-laga tersebut.
Pada tiga musim era keemasan Zidane, Madrid banyak memetik kemenangan penting di kandang dengan skor besar. Jarang sekali Los Blancos hanya menang 1-0 ketika bermain di kandang, tapi catatan apik itu berakhir musim lalu.
Musim Buruk
Musim lalu, Madrid hanya memetik tiga kemenangan meyakinkan di depan fans mereka sendiri: 4-1 atas Leganes, 3-0 atas Alaves, dan 3-0 dari Athletic Bilbao. Selain tiga laga itu, Madrid hanya bisa menang dengan skor tipis.
Setelah kembalinya Zidane ke Bernabeu, Madrid hanya sekali memimpin di paruh waktu pertandingan kandang: kemenangan 3-2 atas Villarreal.
Musim ini, kesulitan Madrid itu tampaknya bakal berlanjut. Mereka kesulitan mencetak gol pembuka melawan Real Valladolid akhir pekan lalu, dan pada akhirnya harus membayar dengan hasil imbang 1-1.
Zidane harus menemukan cara mengusir momok babak pertama dan mengembalikan nama besar Bernabeu.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









